Jakarta ā jsit-jatimEdu | Kabar membanggakan datang dari dunia seni dan lingkungan hidup internasional. Muhammad Faris Izzudin (17), pelajar asal Indonesia, berhasil menembus babak final ajang bergengsi Science Without BordersĀ® Challenge 2025 lewat karya seni bertajuk āSymphony of the Sea: The Critical Role of Key Species.ā š š®š©
Faris, yang merupakan alumni SMPIT Nurul Izzah Angkatan 2 dan putra dari Ustadzah Susi Ratnaningsih, mengangkat tema besar tentang pentingnya spesies kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Karya visualnya memukau dengan gambaran ekosistem laut yang dinamis, lengkap dengan spesies-spesies penting seperti Tarpon, Snapper, Snook, Alligator Gar, hingga Bull Shark, semuanya digambarkan berenang harmonis di perairan biru kehijauan.
āSetiap spesies punya peran vitalādari pemangsa puncak hingga penghuni hutan mangrove. Semuanya saling melengkapi untuk menjaga keseimbangan dan keanekaragaman hayati,ā tulis Faris dalam artist statement-nya.
Kabar baiknya, publik bisa ikut memberi dukungan untuk Faris lewat vote berbentuk like di Instagram. Caranya mudah, cukup buka tautan berikut:
š https://www.instagram.com/p/DJI_oG8N2bo/?igsh=MTZha3VqMHl5cWhwbw==
Lalu klik ā¤ļø dan tinggalkan komentar positif untuk bantu Faris meraih Peopleās Choice Award 2025!
Voting akan ditutup pada Senin, 12 Mei pukul 12.00 ETājadi masih ada waktu untuk menunjukkan dukungan kita!
Semangat terus, Faris! Indonesia bangga padamu! š®š©







