SURABAYA — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan Training Guru Baru SIT dengan tema “Memperkokoh Karakter, Mengasah Keterampilan”, pada 5–6 September 2026. Kegiatan yang digelar di BBPMP Surabaya tersebut diikuti 120 peserta dari kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Kegiatan ini menjadi ruang orientasi sekaligus pembekalan bagi guru-guru baru Sekolah Islam Terpadu (SIT) se-Jawa Timur. Pembekalan diarahkan untuk menyiapkan pendidik yang memiliki karakter kuat, memahami filosofi pendidikan SIT, serta menguasai keterampilan dasar mengajar yang diperlukan dalam proses pembelajaran.
Training secara resmi dibuka oleh Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Ust. M. Edris Effendi, S.T., MPSDM. Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Filosofi Pendidikan SIT dan Profil Guru SIT, Paradigma Baru Pendidikan, Pembelajaran Hakiki, serta Seri Keterampilan Dasar Mengajar.
Ketua Badiklat JSIT Jawa Timur, Supriadi, S.Pd.Gr., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi titik awal bagi guru-guru baru untuk memahami jati diri, nilai, dan budaya pendidikan SIT, sekaligus meningkatkan kapasitas profesional sebagai pendidik.
“Training ini menjadi pusat orientasi dan pembekalan guru-guru baru SIT se-Jawa Timur. Kami ingin memastikan bahwa guru yang bergabung di SIT tidak hanya memiliki kemampuan mengajar, tetapi juga memahami filosofi pendidikan SIT, memiliki karakter yang kuat, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik,” ujar Supriadi.
Menurutnya, guru merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan visi pendidikan Islam terpadu. Karena itu, pembekalan bagi guru baru tidak cukup hanya berorientasi pada aspek teknis pembelajaran, tetapi juga perlu memperkuat karakter, nilai-nilai keislaman, integritas, dan kompetensi pedagogis.
Melalui Training Guru Baru SIT ini, JSIT Jawa Timur berharap para peserta dapat membawa semangat dan kompetensi yang diperoleh untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Dengan demikian, semakin banyak guru SIT yang memiliki karakter kuat, profesional, dan terampil dalam mendidik generasi unggul berlandaskan nilai-nilai Islam.








