Penulis: Izzul Mujahid
Magetan — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SMP IT Baitul Qur’an Al Jahra Magetan diisi dengan edukasi penting mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya di lingkungan sekolah dan pesantren. Materi tersebut disampaikan oleh Darul Djannah, S.Tr.Keb., yang merupakan bidan dari Puskesmas Candirejo, Kabupaten Magetan.
Dalam paparannya pada Selasa (15/7), Darul Djannah menjelaskan pentingnya PHBS sebagai langkah awal dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman. Ia menekankan bahwa penerapan PHBS di lingkungan pesantren bukan hanya tanggung jawab individu, namun menjadi budaya kolektif yang harus dijaga bersama.
“PHBS di pesantren sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular, menjaga kebersihan diri, lingkungan asrama, serta mendukung proses belajar santri agar lebih optimal,” jelasnya di hadapan peserta MPLS.
Beberapa poin yang ditekankan dalam materi tersebut antara lain kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan kamar dan kamar mandi, konsumsi makanan sehat dan bergizi, serta rutin berolahraga dan beristirahat cukup.
Kegiatan penyuluhan ini disambut antusias oleh para peserta. Tidak sedikit dari mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi mengenai kebiasaan-kebiasaan sehat yang dapat diterapkan di lingkungan pesantren.
Pihak sekolah berharap, dengan adanya edukasi semacam ini, seluruh warga pesantren — baik santri, guru, maupun pengasuh — dapat lebih sadar akan pentingnya hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari karakter islami dan keteladanan.
MPLS SMP IT Baitul Qur’an Al Jahra Magetan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan berbagai materi pembentukan karakter, pengetahuan dasar, dan pembiasaan lingkungan sekolah berbasis nilai-nilai keislaman.
