Mereka terjun langsung membantu membersihkan lingkungan pascabanjir yang melanda wilayah Desa Bendo
Penulis: Rokhani
Trenggalek – Aksi kepedulian ditunjukkan oleh para siswa SMPIT Permata Ummat Trenggalek. Mereka terjun langsung membantu membersihkan lingkungan pascabanjir yang melanda wilayah Desa Bendo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (19/5/2025).
Puluhan siswa berseragam biru tua itu tampak sibuk menyapu, mengangkut lumpur, hingga memindahkan tumpukan sampah sisa banjir. Tak hanya sendiri, mereka juga bergotong-royong bersama warga setempat dan petugas kebersihan demi memulihkan kondisi lingkungan yang sempat porak-poranda.
“Kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian siswa terhadap masyarakat dan lingkungan. Mereka belajar langsung tentang gotong-royong dan empati,” ujar Kepala SMPIT Permata Ummat Trenggalek, Rokhani, dalam release yang dikirimkan ke meja redaksi.

Menurut Rokhani, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar kelas. Para siswa dilatih untuk peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya, sekaligus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini.
Aksi para siswa ini mendapat sambutan hangat dari warga. Tak sedikit dari mereka mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para pelajar tersebut.
“Alhamdulillah, anak-anak ini luar biasa. Kami sangat terbantu. Semoga semangat seperti ini terus ditanamkan di generasi muda,” kata salah satu warga terdampak.
Dengan menggunakan alat sederhana seperti sekop, ember, dan sapu, para siswa menyisir gang-gang sempit hingga halaman rumah warga. Lumpur yang sebelumnya menggenang kini perlahan bersih berkat kerja sama mereka.
Meski kotor dan lelah, para siswa mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan ini. Bagi mereka, membantu warga adalah pengalaman berharga yang tak mereka dapatkan di ruang kelas.
Aksi sosial ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain dan memperkuat semangat solidaritas di tengah masyarakat. Semangat gotong-royong dan peduli lingkungan kini tumbuh dari bangku sekolah.
