Mojokerto — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Mojokerto menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-3 sebagai forum strategis evaluasi dan konsolidasi organisasi. Kegiatan yang mengusung tema “Berkolaborasi dan Berinovasi Menuju Peningkatan Mutu Pendidikan Islam Terpadu di Mojokerto” ini menjadi momentum penting dalam penguatan arah kebijakan serta kesinambungan kepemimpinan JSIT di tingkat daerah.
MUSDA ke-3 dilaksanakan dengan dua agenda utama, yaitu penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya serta suksesi kepengurusan JSIT Daerah Mojokerto untuk masa bakti 2025–2029. Forum ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, pengawas dan penilik SD dan TK, Ketua PGRI Mojokerto, dua pengurus JSIT Wilayah, serta perwakilan Sekolah Islam Terpadu anggota JSIT di Mojokerto.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi atas peran aktif JSIT Mojokerto dalam memajukan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi antara JSIT dan Dinas Pendidikan agar program-program pendidikan dapat berjalan searah dengan kebijakan daerah maupun nasional.
Lebih lanjut, Amsar Azhari Siregar yang baru menjabat selama dua pekan tersebut menyoroti urgensi kolaborasi antara Kurikulum Merdeka dan kurikulum lokal. Menurutnya, pembelajaran harus adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berpijak pada kearifan lokal Mojokerto. JSIT diharapkan mampu menjadi pionir dalam digitalisasi pendidikan, baik dalam manajemen sekolah maupun proses pembelajaran, sebagai respons terhadap tantangan era transformasi digital.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan juga mengingatkan pentingnya menjaga dan menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa kepada peserta didik. Inovasi dan kemajuan teknologi, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter, akhlak, dan identitas kebangsaan.
Melalui MUSDA ke-3 ini, JSIT Daerah Mojokerto diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang visioner, kolaboratif, dan inovatif, serta semakin berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu Pendidikan Islam Terpadu di Mojokerto.
