Penulis : Wijiati, S.TP., S.Pd.
Ponorogo| SDIT Qurrota A’yun Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi dunia pendidikan. Kali ini, sekolah tersebut resmi menjadi mitra kerjasama UIN Kyai Ageng Muhammad Besari (UIN Ponorogo) melalui program Praktikum Magang 1 dan 2 yang berlangsung sejak 5 Agustus hingga 15 Oktober 2025.
Sebanyak 30 mahasiswa ikut serta, terdiri dari 26 mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan 4 mahasiswa jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Lebih dari Sekadar Mengajar
Selama menjalani magang, para mahasiswa tak hanya bertugas mengajar di kelas. Mereka juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sekolah: mulai dari urusan administrasi, program pendampingan, sampai ikut mendampingi kegiatan ekstrakurikuler. Kehadiran mereka menambah semarak suasana belajar di SDIT Qurrota A’yun.
Magang yang Membentuk Karakter
Ibu Yuenti Sofa Puspidalia, M.Pd., selaku dosen pembimbing, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya soal praktik mengajar, tapi juga pembentukan karakter.
“Kerjasama ini diharapkan tidak sekadar menjadi ruang belajar dan berlatih, melainkan juga wadah pembentukan jiwa dan kultur positif di sekolah. Kehadiran mahasiswa harus memberi energi baru dan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan,” ungkapnya.
Memberi Warna Baru
Dengan adanya kolaborasi ini, SDIT Qurrota A’yun tak hanya menjadi tempat belajar siswa, tapi juga laboratorium hidup bagi mahasiswa. Semangat belajar, berlatih, dan berbagi pengalaman inilah yang diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata untuk pendidikan Indonesia.
