SURABAYA – Menjelang sepuluh hari terakhir Ramadan, semangat berbagi dan beribadah melalui program Diary Ramadhan (DiRA) terasa di sejumlah Sekolah Islam Terpadu (SIT) di Surabaya. Pada Jumat (6/3), tim DiRA melakukan roadshow ke dua sekolah untuk melihat langsung antusiasme siswa dalam mempraktikkan nilai-nilai yang ada di buku panduan ibadah tersebut.
Tim yang dipandu oleh Naufal mengunjungi SDIT Al Uswah Surabaya dan TKIT Anak Cinta Islam (ACI).
Kegiatan pertama berlangsung di SDIT Al Uswah Surabaya, Jalan Kejawan Gebang, pukul 09.00–11.00 WIB. Di sekolah ini, siswa tidak hanya mengisi catatan kegiatan ibadah di buku DiRA, tetapi juga langsung mempraktikkannya melalui berbagai kegiatan.

Salah satunya adalah edukasi zakat, di mana siswa belajar tentang tata cara menunaikan zakat. Selain itu, mereka juga mengikuti kegiatan Aksi Super Berbagi yang dilaksanakan di beberapa lokasi sesuai jenjang kelas.
Siswa Fase A membagikan sayur-mayur segar kepada para pengguna jalan di kawasan Kejawan Gebang. Sementara itu, siswa Fase B menyalurkan bantuan alat tulis ke panti asuhan. Adapun siswa Fase C membagikan paket sembako kepada warga di sekitar sekolah.
Pada sore hari, tim DiRA melanjutkan kunjungan ke TKIT Anak Cinta Islam (ACI) di kawasan Gayungan, Surabaya.
Di sekolah ini, kegiatan Ramadan diwarnai dengan berbagai aktivitas kreatif. Para siswa membuat lampion sebagai simbol kegembiraan menyambut bulan suci.
Selain itu, siswa juga mengikuti kegiatan berbagi dengan menyalurkan paket sembako kepada warga di sekitar sekolah.
Meski masih usia taman kanak-kanak, para siswa terlihat antusias terlibat langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk pembelajaran karakter berbagi.
Naufal mengatakan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai kepedulian dapat ditanamkan sejak dini melalui aksi nyata.
“Melihat anak-anak dari jenjang SD hingga TK begitu semangat mempraktikkan nilai-nilai dalam buku DiRA menunjukkan bahwa karakter peduli bisa dibentuk sejak dini,” ujarnya.
Melalui roadshow ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang tertanam dalam program DiRA dapat terus tumbuh di kalangan siswa Sekolah Islam Terpadu.
Penulis: Sulaikah Kurniawati
(Staf Bidang 2 JSIT Jawa Timur)
