Penulis: Taufiqur Rohman, S.Pd
Gresik— Dengan semangat membentuk generasi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, SMPIT Al Ibrah Gresik menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025/2026. Selama tiga hari, para siswa baru kelas 7 mengikuti berbagai aktivitas inspiratif yang tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, namun juga membangun karakter, spiritualitas, serta wawasan global.
Mengusung tema “Sekolah Ramah, Pemimpin Masa Depan, Penjaga Peradaban”, kegiatan MPLS di SMPIT Al Ibrah Gresik dirancang bukan sekadar rutinitas awal tahun ajaran, melainkan sebagai pijakan awal dalam menanamkan nilai kepemimpinan Islami di lingkungan sekolah Islam ramah anak.
Kepala SMPIT Al Ibrah, Ustadz Moel, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan sekolah sebagai tempat pembinaan jiwa dan karakter calon pemimpin masa depan pada Senin (14/7).
“Anak-anak kita kelak akan memimpin zaman. Maka dari sinilah, dari sekolah yang ramah dan bernilai, mereka ditempa agar kuat jiwanya, mulia akhlaknya, dan luas pandangannya. Karena mereka bukan hanya murid, mereka adalah calon pemimpin dan penjaga peradaban Islam,” ujarnya penuh semangat.
Selama pelaksanaan MPLS, suasana sekolah diwarnai semangat kebhinekaan dan kreativitas. Para siswa disuguhkan penampilan seni budaya dari berbagai daerah, seperti Tari Papua yang energik, Tari Kipas yang anggun, hingga Tari Saman yang melambangkan kekompakan dan semangat persatuan. Kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa keberagaman adalah kekayaan budaya yang harus dirawat bersama.
Momen yang paling menarik dan inspiratif terjadi ketika para ustadz dan ustadzah tampil mengenakan topeng tokoh-tokoh dunia seperti Recep Tayyip Erdoğan, Prabowo Subianto, Sultan Muhammad Al-Fatih, hingga tokoh-tokoh kemanusiaan dari Palestina. Penampilan mereka bukan sekadar hiburan, tetapi membawa pesan moral mendalam tentang keberanian, keteladanan, dan kepedulian terhadap umat Islam di seluruh dunia.

Salah satu peserta MPLS, Alana, siswa kelas 7, menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan tersebut.
“MPLS di Al Ibrah seru banget! Aku jadi lebih kenal teman-teman, ustadz-ustadzahnya juga baik dan kreatif. Aku terinspirasi banget lihat ustadz pakai topeng tokoh Palestina sambil menyampaikan pesan tentang perjuangan dan kemanusiaan. Jadi makin bangga sekolah di sini,” ungkapnya.
Kegiatan MPLS diakhiri dengan penyematan badge siswa baru dalam suasana penuh haru dan khidmat. Doa bersama pun dipanjatkan, menandai awal perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar SMPIT Al Ibrah Gresik.
Melalui kegiatan MPLS ini, SMPIT Al Ibrah menegaskan komitmennya dalam membentuk pelajar Qurani yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan wawasan global. MPLS ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan visi besar sekolah dalam mencetak pemimpin masa depan yang menjaga nilai, ilmu, dan peradaban Islam.
