Ketua Panitia Qurban, Miko Widan, SE, menyampaikan bahwa jumlah hewan qurban mencapai 10 ekor sapi dan 11 kambing
Penulis: Komari
PONOROGO – Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pondok Pesantren Darut Taqwa melaksanakan penyembelihan hewan qurban selama tiga hari, yaitu pada Jumat hingga Ahad, 6–8 Juni 2025.
Pada hari Jumat, sebanyak 11 ekor kambing disembelih. Keesokan harinya, Sabtu, dilakukan penyembelihan tiga ekor sapi yang bertempat di Kampus Putri Bungkal. Sementara pada hari Ahad, tujuh ekor sapi disembelih di Kampus Putra, tepatnya di halaman belakang Gedung SMAIT Darut Taqwa.
Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang penuh semangat dan khidmat bagi para asatidz, karyawan, dan santri.
Ketua Panitia Qurban, Miko Widan, SE, menyampaikan bahwa jumlah hewan qurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, tahun ini terkumpul 10 ekor sapi dan 11 ekor kambing. Dua ekor sapi merupakan qurban dari Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Darut Taqwa (IKADA) Singapura, enam ekor dari wali santri, dan dua ekor dari asatidz dan ustadzat. Adapun 11 kambing berasal dari wali santri dan alumni,” ujarnya.
Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan agenda koordinasi panitia yang juga dihadiri oleh Pimpinan Pondok, KH. Samsudin, Lc. Kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan, pengulitan, pemotongan, dan pembagian daging. Daging qurban didistribusikan kepada para pengqurban, asatidz, karyawan, warga sekitar, dan santri. Menariknya, daging qurban untuk santri disimpan di dalam freezer dan akan dikonsumsi secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Bersamaan dengan kegiatan qurban, pada Jumat malam, 6 Juni 2025 pukul 19.30 WIB hingga Sabtu sore pukul 16.00 WIB, diselenggarakan acara Tasmí’ Al-Qur’an 30 juz sekali duduk oleh Al-Hafidzah Hasya Auliya’ Syahidah, santriwati asal Madiun. Acara bertempat di Musholla Darut Taqwa Putri, Bekare Bungkal.
Hasya menjadi santriwati ketiga di pesantren tersebut yang berhasil melaksanakan Khatam Kubro, yaitu mentasmí’kan hafalan 30 juz Al-Qur’an bil ghoib sendirian dalam waktu satu hari satu malam. Kedua orang tua dan keluarga turut hadir menyaksikan dengan haru saat putrinya melantunkan ayat demi ayat hingga khatam. Seluruh ustadzat dan santriwati memberikan ucapan selamat dan berjabat tangan sebagai bentuk apresiasi.
Direktur Pendidikan Putra, Ustadz Amirudin, dalam nasihatnya menyampaikan agar seluruh santri meningkatkan murajaah demi memiliki hafalan yang mutqin. “Kalian harus mengikuti kesuksesan Hasya Auliya’ yang telah berhasil melaksanakan Khatam Kubro dan mentasmí’kan hafalannya sekali duduk dengan lancar,” pesannya.
Kegiatan ditutup dengan doa Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Direktur Pendidikan Putri, Ustadzah Zakiyatul Miskiyah.
