Surabaya – Sebanyak 83 siswa dari kelas 6 SDIT dan kelas 9 PPQ SMPIT Permata Surabaya mengikuti kegiatan praktik manasik haji pada Senin (8/12/2025). Kegiatan edukatif ini digelar di Asrama Haji Sukolilo dan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para siswa, mengingat terakhir kali mereka mengikuti manasik haji adalah saat masih TK.
Di awal kegiatan, siswa mendapatkan pemahaman dasar mengenai makna haji, rukun dan wajib haji, serta penjelasan fiqih lainnya. Materi disampaikan oleh Ustaz Rifqi Nuzuluddin selaku pemateri sekaligus mutawwif. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan sepanjang sesi materi.
Usai penyampaian materi, para siswa diajak menapaktilasi sejarah perjalanan haji melalui rangkaian praktik rukun haji. Mereka memulai dari simulasi bermalam di Muzdalifah, melanjutkan ke Mina, hingga kegiatan lempar jumrah yang terinspirasi dari kisah Nabi Ibrahim AS saat menghalau bisikan setan.
Kegiatan berlanjut pada sesi thawaf. Di sini para siswa diberi penjelasan mengenai aturan-aturan yang harus dipatuhi. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah larangan membelakangi Kakbah saat thawaf, mengingat banyaknya konten kreator yang kerap mengabaikan ketentuan tersebut saat membuat video.
Manasik ditutup dengan praktik sa’i yang mengisahkan perjuangan Ibunda Siti Hajar dalam mencari air untuk Ismail. Di akhir sesi, pemateri menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari pelajaran moral dalam ibadah.
“Kegiatan ini sangat seru, beda dengan sewaktu saya TK dulu,” ungkap Rafi El, siswa kelas 6A, yang tampak bersemangat usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Sebagai penutup, para siswa diminta menuliskan refleksi pribadi mengenai pengalaman berharga yang mereka dapatkan selama kegiatan manasik haji ini. Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan pemahaman mendalam tentang ibadah haji sekaligus nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Handika Putra,S.Pd
