Penulis : Sulis Syamsini
Trenggalek – Suasana semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Kecamatan Durenan pada Jumat, 22 Agustus 2025, terasa berbeda. Para siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Mutiara Ummat tampil memukau dengan drama kemerdekaan, sekaligus memberikan teladan lewat aksi nyata peduli lingkungan.
Drama Kemerdekaan Bersih Hati
Dalam acara Eksposisi Kecamatan Durenan, siswa-siswi SDIT Mutiara Ummat mementaskan drama berjudul “Kemerdekaan Bersih Hati Gembira”. Drama itu menggambarkan perjuangan meraih kemerdekaan yang tak hanya soal fisik, tetapi juga kebersihan hati, keikhlasan, dan semangat gotong royong.
Seorang guru pendamping menjelaskan, tema tersebut sengaja diangkat untuk menanamkan nilai bahwa kemerdekaan sejati berawal dari diri sendiri. “Hati yang bersih akan melahirkan tindakan positif untuk lingkungan sekitar,” ujarnya.
Lanjutkan dengan Aksi Nyata
Pesan drama itu tidak berhenti di panggung. Usai pementasan, para siswa langsung turun ke lapangan dengan membawa kantong sampah. Mereka berkeliling memunguti sampah yang tertinggal dari pengunjung. Aksi spontan tersebut menarik perhatian warga dan menjadi contoh nyata bahwa pesan yang disampaikan bukan sekadar kata-kata.
Pendidikan Karakter yang Menginspirasi
Kegiatan ini mencerminkan nilai pendidikan karakter yang diterapkan di SDIT Mutiara Ummat. Sekolah tersebut ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peduli sosial dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Penampilan dan aksi nyata siswa SDIT Mutiara Ummat dalam peringatan HUT RI ke-80 ini menjadi pengingat sederhana, bahwa mengisi kemerdekaan bisa dimulai dari hal kecil yang membawa dampak besar.
