NGANJUK — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Nganjuk menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula SDIT Ulul Albab Nganjuk ini mengusung tema Bersinergi dan Berkolaborasi untuk Pendidikan Nganjuk Melesat.
Musda III JSIT Daerah Nganjuk dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan pendidikan. Hadir di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Muhammad Yahya, M.Pd, perwakilan Pengurus Wilayah JSIT Jawa Timur Ustadz Siswandi, S.Pd dan Ustadz Patma Hadi, S.Si, Pembina PGRI Nganjuk Dr. H. Ridwan, M.Pd.I, Ketua PERGUNU Nganjuk H. Mahmud, M.Pd.I, serta tokoh pendidikan Nganjuk H. Nursalim dan H. Marjo, M.MPd. Kegiatan ini juga diikuti seluruh guru Sekolah Islam Terpadu yang ada di Kabupaten Nganjuk.
Acara dibuka dengan berbagai penampilan siswa-siswi SIT di Nganjuk yang menambah semarak suasana. Selanjutnya, rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari para undangan.
Sambutan pertama disampaikan Ketua JSIT Daerah Nganjuk, H. Andi Prihatos Setyawan, S.Pd. Ia menegaskan pentingnya peran Sekolah Islam Terpadu dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Nganjuk melalui kolaborasi dan peningkatan mutu berkelanjutan.
Sambutan kedua disampaikan perwakilan JSIT Wilayah Jawa Timur, Ustadz Siswandi, S.Pd, yang memaparkan kerangka kerja (framework) JSIT Indonesia sebagai acuan pengembangan sekolah Islam terpadu agar semakin adaptif dan berdaya saing.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Muhammad Yahya, M.Pd, menyampaikan bahwa keberadaan JSIT merupakan bagian penting dari dinamika kemajuan pendidikan di Nganjuk. Ia mengapresiasi kontribusi JSIT dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga karakter dan nilai keislaman.
Agenda utama Musda III JSIT Daerah Nganjuk meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus, pembahasan program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru. Dalam Musda tersebut, H. Andi Prihatos Setyawan, S.Pd kembali terpilih sebagai Ketua JSIT Daerah Nganjuk, sementara H. M. Nursalim ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengawas JSIT Daerah Nganjuk untuk masa bakti 2025–2029.
Melalui Musda III ini, JSIT Daerah Nganjuk meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antar sekolah, meningkatkan mutu pendidikan Islam terpadu, serta berkontribusi aktif dalam mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Nganjuk.
Penulis: Yani Purwanti
