Magetan – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Magetan berkesempatan melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magetan, Bapak Suhardi, S.Pd., M.Pd pada Jumat 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara JSIT dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Pengawas JSIT Daerah Magetan Bapak Patma Hadi Santoso, S.Si. dan Bapak Suryani, S.Pd.I., Ketua JSIT Daerah Magetan Ibu Sulis Nuryani, S.Pd., serta jajaran pengurus harian JSIT.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua JSIT Magetan memaparkan profil Sekolah Islam Terpadu (SIT) di Indonesia yang saat ini telah mencapai sekitar 2.800 sekolah. Di tingkat Provinsi Jawa Timur terdapat sekitar 444 sekolah, sementara di Kabupaten Magetan terdapat 20 sekolah yang tersebar mulai dari jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa kepengurusan JSIT yang baru berkomitmen menyusun program-program yang sinergis dengan Dikpora Kabupaten Magetan, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi siswa dan orang tua. Selain itu, peningkatan kompetensi dan kualitas guru menjadi fokus utama demi mewujudkan pendidikan yang semakin bermutu.
Ketua JSIT Magetan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Dikpora selama ini terhadap berbagai program JSIT, seperti Olimpiade JSIT, Festival Seni dan Olahraga, yang rutin dilaksanakan setiap tahun secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Kepala Dikpora Kabupaten Magetan, Bapak Suhardi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keberadaan JSIT justru sangat membantu dalam meningkatkan layanan pendidikan di Kabupaten Magetan. Beliau juga berpesan agar JSIT terus menghadirkan program-program inovatif, serta mendorong peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.

“JSIT kami harapkan terus berinovasi dan siap bersinergi dalam berbagai kegiatan pendidikan. Kami juga siap mendukung dan bekerjasama dengan JSIT dalam berbagai event pendidikan di Kabupaten Magetan,” ungkap beliau.
Di awal tahun 2026, sejumlah prestasi telah diraih oleh sekolah-sekolah JSIT Magetan, di antaranya sebagai Sekolah Model KKA 2026, tiga sekolah penggerak, serta berbagai prestasi dalam ajang OSN, FLS3N, dan O2SN baik di jenjang SD maupun SMP. Prestasi ini menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah JSIT senantiasa mendukung kebijakan dan regulasi pendidikan dari Dikpora.
Ke depan, sinergi antara JSIT dan Dikpora Kabupaten Magetan diharapkan terus terjalin dengan baik guna meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih unggul dan berdaya saing di Kabupaten Magetan.
Penulis : Ismiyatun, S.Pd.
