Surabaya – Pengurus Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Jawa Timur kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Ketua dan Sekretaris JSIT Daerah, Sabtu siang (5/7). Kegiatan ini diikuti oleh 27 kepengurusan JSIT Daerah se-Jawa Timur sebagai bagian dari agenda rutin untuk menyamakan arah kebijakan dan menyampaikan informasi strategis.
Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch Edris Effendi, ST, M.PSDM menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kepengurusan daerah, sekaligus sebagai forum penguatan kepemimpinan dan koordinasi antarwilayah.
Dalam arahannya, Edris menekankan sejumlah agenda prioritas yang harus segera ditindaklanjuti oleh pengurus daerah, di antaranya adalah persiapan menuju Musyawarah Nasional (Munas) JSIT 2025, peningkatan kompetensi guru, pengelolaan keuangan organisasi, serta optimalisasi fungsi koordinasi JSIT Daerah di lapangan.
Selain pembahasan program strategis, Rakor ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan sejumlah kegiatan besar yang akan segera digelar oleh JSIT Wilayah, seperti Olimpiade SIT tingkat wilayah, Lomba Galang Pramuka SIT, Orientasi Anggota Baru JSIT, hingga Program Beasiswa SIT Tahun 2025.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal untuk sinergi yang lebih kuat antarwilayah dalam mendukung mutu dan integritas lembaga pendidikan SIT. Seluruh JSIT Daerah dijadwalkan akan menggelar pertemuan lanjutan bersama para kepala sekolah di daerah masing-masing guna menyampaikan hasil koordinasi dan menggerakkan program bersama.
Dengan sinergi yang terus dibangun dari pusat ke daerah, JSIT Indonesia diharapkan terus menjadi motor penggerak dalam menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas, relevan, dan berdampak luas bagi masa depan generasi bangsa.

Smoga kami sebagai anggota baru bisa maju sebagaimana anggota lama….. sebagai anggota baru kami sangat mengharapkan adanya pembinaan utk Kenyamanan kurikulum dan standard mutual kelulusan
Pembinaan berkelanjutan utk anggotabaru jsit