Reporter: Kak Fauzan
Kediri — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi keguruan melalui penyelenggaraan Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML) bagi para pembina Pramuka SIT.
Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 10 hingga 15 Juni 2025, bertempat di SIT Bina Mulia, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Kak Anita Rohmi, serta Ketua Pinsakoda Jawa Timur, Kak Winarko. Kursus ini diikuti oleh 30 peserta KMD dan 9 peserta KML yang akan menjalani pelatihan intensif yang tidak hanya menekankan pada keterampilan teknis kepramukaan, tetapi juga pada penguatan mental dan karakter sebagai pembina.
“Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam upaya berkelanjutan JSIT Jawa Timur untuk memastikan kualitas para pembina Pramuka di lingkungan SIT terus meningkat,” ujar Kak Anita Rohmi dalam sambutannya.

JSIT Jawa Timur secara rutin menyelenggarakan pelatihan serupa setiap tahunnya. Tahun lalu, kegiatan serupa digelar di Kampung Susu Lawu, Magetan, dan mendapatkan sambutan positif dari para peserta.
Dalam agenda kepramukaan yang lebih luas, JSIT Jawa Timur melalui Pinsakoda juga telah menjadwalkan kegiatan bergengsi tingkat provinsi yaitu Laga Penggalang, yang akan digelar pada Oktober 2025. Seleksi peserta untuk laga ini akan dilakukan secara berjenjang melalui pinsakocab, disesuaikan dengan jenis lomba yang akan dipertandingkan.
Dengan semangat pembinaan dan pengembangan yang terus menyala, JSIT Jawa Timur berharap kegiatan ini dapat menjadi fondasi kuat dalam mencetak pembina Pramuka SIT yang andal, tangguh, dan berkarakter Islami.
