SDIT Al Ibrah konsisten menumbuhkan Generasi Emas Bertabur Bintang
Gresik — SDIT Al Ibrah sukses menggelar acara Motivation Day yang sarat inspirasi dan semangat kebersamaan di Gedung Graha Kartini Ballroom pada rabu (11/6). Dengan mengangkat tema “Mencetak Generasi Emas Bertabur Bintang”, kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif Afif Hidayatullah, SE., M.Pd., M.Ak., C.Ht., C.NNLP., C.STMI., serta dihadiri oleh para siswa kelas 6 dan orang tua mereka.

Acara ini juga menjadi momentum bersejarah karena menjadi ajang pelepasan resmi 108 siswa kelas 6 yang telah dinyatakan lulus 100%. Dalam suasana yang penuh haru dan syukur, para siswa secara simbolis diserahkan kembali kepada orang tua mereka setelah enam tahun dibimbing, dididik, dan ditemani oleh para guru SDIT Al Ibrah. Prosesi ini menjadi pengingat akan amanah besar yang kini kembali berada di tangan keluarga, untuk terus membersamai anak-anak menuju jenjang pendidikan selanjutnya.
Acara dibuka dengan penampilan memukau dari siswa-siswi kelas 6, mulai dari Tari Saman, Pencak Silat, hingga Drama yang mengundang decak kagum dan tepuk tangan meriah dari para hadirin. Tak kalah menarik, tiga siswa tampil sebagai pembawa acara dalam tiga bahasa – Bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab – menunjukkan kemampuan multibahasa lulusan SDIT Al Ibrah.
Tilawah Al-Qur’an dan sari tilawah menggetarkan suasana, menjadi pembuka hati untuk menyimak sambutan Kepala Sekolah SDIT Al Ibrah, Ustadz Janan, S.Pd. Dalam sambutannya, Ustadz Janan menyapa siswa kelas 6 angkatan ke-14 dengan nama Eksforvision. Ia menyampaikan refleksi filosofis mengenai angka 19 – angka yang melambangkan keesaan dan konsistensi. Angka 1 sebagai simbol arah yang lurus dan terus menyinari seperti matahari, dan angka 9 sebagai simbol kekonsistenan dan keberkahan yang terus mengalir.
Tak hanya refleksi, Ustadz Janan juga mengulas sejumlah pencapaian membanggakan. Dalam satu tahun terakhir, siswa SDIT Al Ibrah berhasil meraih 511 prestasi, dengan 400 di antaranya merupakan juara tingkat internasional. Di antaranya terdapat 12 medali emas, 168 medali perak, dan 220 medali perunggu. Selain itu, 8 guru Al Ibrah dinyatakan sebagai Guru Aktif Literasi Nasional, dan 1 guru menjadi Guru Pamong Tingkat Provinsi.
SDIT Al Ibrah juga menunjukkan pertumbuhan luar biasa dalam kepercayaan masyarakat. Selama beberapa tahun terakhir, kelas 1 selalu penuh hingga membuka 5 paralel kelas, bahkan kini telah hadir kelas internasional bernama Al Ibrah Primary School di bawah kepemimpinan Mr. Musyafak, S.Ag. Menariknya, untuk tahun ajaran 2026–2027, kuota peserta didik telah penuh jauh sebelum tahun ajaran dimulai.
Mengakhiri sambutannya, Ustadz Janan berpesan kepada orang tua agar terus melanjutkan perjuangan mendampingi putra-putri mereka. Ia mengingatkan bahwa pendidikan tidak berhenti di sekolah, tetapi berlanjut dalam keluarga sebagai pusat pendidikan utama.
