SURABAYA — SMPIT Permata Surabaya kembali menghadirkan pembelajaran luar kelas melalui kegiatan Backpacker Edukatif bertema “Menjelajahi Tanda Kebesaran Allah Melalui Sains dan Kemandirian.” Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas 7 dan 8 dengan tujuan kunjungan ke BMKG Maritim Tanjung Perak dan kawasan Kota Lama Surabaya.
Sejak pagi, para siswa memulai perjalanan dengan berjalan kaki dari sekolah menuju Halte Taman Cahaya. Suasana penuh semangat tampak sepanjang perjalanan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana melatih kemandirian, disiplin, dan kekompakan siswa.
Perjalanan dilanjutkan menggunakan transportasi umum BUS R5 menuju Halte Sindoro. Dari sana, siswa kembali berjalan kaki menuju titik pemberhentian bus di depan BG Junction untuk melanjutkan perjalanan menggunakan BUS R1 menuju Halte Pelindo Place B.
Pengalaman menggunakan transportasi umum menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Siswa belajar memahami rute perjalanan, manajemen waktu, hingga etika saat berada di ruang publik.

Sesampainya di BMKG Maritim Tanjung Perak, siswa mendapatkan edukasi tentang cuaca, iklim, gempa bumi, serta teknologi meteorologi maritim. Mereka juga dikenalkan pada peran BMKG dalam memberikan informasi cuaca dan mitigasi bencana bagi masyarakat.
Melalui kunjungan tersebut, siswa diajak memahami bagaimana ilmu pengetahuan dapat menjadi sarana mengenali tanda-tanda kebesaran Allah SWT dalam keteraturan alam semesta.
Usai dari BMKG, rombongan melanjutkan kegiatan menuju kawasan Kota Lama Surabaya. Di lokasi ini, siswa melakukan eksplorasi lingkungan dan mengamati bangunan bersejarah yang menjadi bagian perkembangan Kota Surabaya pada masa lampau.
Kegiatan semakin menarik karena siswa mendapat tantangan menyelesaikan lima misi kelompok. Salah satunya membuat vlog perjalanan dan video informatif tentang hasil kunjungan.
Selain itu, ada pula Spot Hunt Challenge untuk mencari titik tertentu selama perjalanan, hingga membuat video review makanan khas di kawasan Kota Lama Surabaya.
Seluruh tugas tersebut dirancang untuk melatih kreativitas, komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir kritis para siswa.
Menjelang sore, rombongan menuju Halte Gubernur Suryo untuk melaksanakan salat Ashar berjamaah sebelum kembali ke sekolah melalui Halte Taman Cahaya.
Melalui kegiatan backpacker ini, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar tentang sains dan sejarah secara langsung, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan baik.
Penulis: Anggraini Putri Mahardita, S.Pd.
