MAGETAN – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Magetan melakukan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus mendukung implementasi program pendidikan yang selaras dengan kebijakan pemerintah.
Rombongan JSIT Magetan terdiri dari Pengurus Wilayah Patma Hadi Santoso, S.Si, Pengawas Suryani, S.Pd.I, Ketua JSIT Magetan Sulis Nuryani, S.Pd., serta jajaran pengurus lainnya. Mereka diterima oleh Pelaksana Tugas Kepala Subbagian Tata Usaha Ridwan Yulianto, S.Ag, dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Muh Sujud Mizanul Qodri, M.Pd.I, yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Magetan.
Dalam pertemuan tersebut, JSIT Magetan menyampaikan bahwa saat ini mereka menaungi 20 satuan pendidikan. Seluruhnya menerapkan pembelajaran terpadu yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis dalam setiap mata pelajaran.
Selain itu, pembelajaran Al-Qur’an juga menjadi program wajib yang terus diperkuat sebagai bagian dari karakter utama Sekolah Islam Terpadu.
JSIT Magetan juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan program Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan.
Dalam arahannya, pihak Kemenag Magetan menekankan pentingnya meluruskan niat dalam setiap pengabdian.
“Langkah awal yang tepat akan menentukan keberhasilan ke depan. Karena itu, semua harus diawali dengan niat yang benar,” ujar Ridwan Yulianto.
Kemenag Magetan juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan oleh sekolah-sekolah JSIT. Program tersebut dinilai menghadirkan banyak praktik baik dan kisah inspiratif yang bisa menjadi rujukan pengembangan pendidikan.
Selain itu, tingkat kepuasan masyarakat, khususnya orang tua siswa, dinilai menjadi indikator penting yang perlu terus dijaga dan ditingkatkan.
Kontribusi Sekolah Islam Terpadu dalam menanamkan nilai nasionalisme juga mendapat perhatian. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan, seperti upacara bendera rutin, program Polisi Cilik bersama kepolisian, penyuluhan anti-narkoba, pelatihan baris-berbaris bersama TNI, hingga kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).
Tak hanya itu, peran guru yang aktif di tengah masyarakat juga dinilai menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara JSIT Magetan dan Kementerian Agama semakin kuat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, serta berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan.
Penulis: Ismiyatun, S.Pd
