Penulis: Ibtihal S. Pd
Surabaya – Sebanyak 72 siswa-siswi SDIT Permata Surabaya berhasil menyelesaikan ujian munaqasyah tartil dan turjuman Metode UMMI yang digelar pada Jumat (25/4). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Surabaya Barat ini bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta dalam bidang Al-Qur’an.
Dari total peserta, 39 siswa mengikuti munaqasyah tartil, sedangkan 33 siswa mengikuti munaqasyah turjuman. Ujian tartil diikuti oleh siswa dari kelas 3 hingga kelas 6, sedangkan ujian turjuman khusus diikuti oleh siswa kelas 5 dan 6 yang telah menuntaskan imtihan tartil sebelumnya.

Munaqasyah ini menguji berbagai aspek penting dalam pembelajaran Al-Qur’an, meliputi fashohah tartil, gharib, tajwid, serta hafalan 1 dan 2. Ujian dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB, diawali dengan doa bersama, motivasi, dan pembagian jadwal ujian oleh Ustazah Ani selaku Koordinator Al-Qur’an. Sementara itu, Ustazah Bidayah dan Ustazah Ibtihal turut mempersiapkan konsumsi dan kebutuhan teknis lainnya.
Setiap peserta dipanggil satu per satu untuk menjalani ujian di hadapan para penguji dari Lembaga UMMI, di antaranya Ustaz Hadziq (Ketua UMMI Surabaya), Ustaz Imam, Ustaz Amin, Ustaz Yusron, Ustaz Harist, Ustaz Mufti, dan Ustaz Iqbal. Suasana ujian penuh ketegangan, sebagaimana diungkapkan Arya, siswa kelas 6, “Perasaan saya tegang, ustazah, karena takut gagal untuk yang kedua kalinya.”
Ustazah Umriyah, salah satu guru pendamping, menuturkan, “Masyaallah, penuh perjuangan. Proses persiapan menjelang munaqasyah ini memang luar biasa, menguras tenaga dan waktu.”
Dukungan dari orang tua juga terasa kuat. Ibunda Talita, siswa kelas 6, mengungkapkan rasa syukur atas semangat putrinya. “Alhamdulillah, Talita sangat antusias mengikuti munaqasyah turjuman, apalagi ini adalah angkatan pertama untuk program tersebut,” ujarnya penuh bangga.
Setelah seluruh peserta menyelesaikan ujian, evaluasi dilaksanakan di kantor guru lantai 3. Hasilnya, seluruh 72 siswa yang mengikuti munaqasyah dinyatakan lulus. Jika digabungkan dengan peserta dari tahap sebelumnya, total siswa yang telah mengikuti munaqasyah dan turjuman mencapai 104 orang.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kerja keras, ketekunan, dan kolaborasi yang erat antara siswa, guru, serta orang tua dalam membina kecintaan terhadap Al-Qur’an.

SDIT Permata memang ga pernah main2 utk urusan pendidikan Al. Quran…
Selain Tahfidznya masyaa Allah…
Kualitas bacaan anak2 juga menjadi perhatian yg luar biasa .. dibuktikan dgn semakin meningkatnya kualitas dan kuantitas siswa yg mengikuti Munaqosyah…
Bukan sekolah Tahfidz abal2…
Semoga SDIT Permata Surabaya sukses selalu. ..
Aamiin…