Beranda / Berita Terkini / IYF 2 Regional 5 Digelar di Ponorogo, Ratusan Siswa Pacitan hingga Trenggalek Adu Prestasi

IYF 2 Regional 5 Digelar di Ponorogo, Ratusan Siswa Pacitan hingga Trenggalek Adu Prestasi

PONOROGO – Ratusan siswa SDIT dan SMPIT dari Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek berkumpul di Kompleks SDIT Qurrota A’yun Ponorogo, Sabtu (12/9/2026). Mereka mengikuti Islamic Youth Festival 2 (IYF 2) Regional 5 yang menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi antarsekolah.

Sejak pagi, suasana kompleks SDIT Qurrota A’yun dipadati kontingen dari tiga daerah. Para siswa datang bersama guru pendamping dan orang tua dengan membawa semangat untuk mengikuti berbagai perlombaan.

IYF 2 Regional 5 mempertandingkan sejumlah cabang di bidang akademik, keislaman, dan kreativitas. Di antaranya tahfidz, menggambar, atletik lari, dan futsal. Kompetisi tersebut dikemas sebagai ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus belajar tentang sportivitas dan ukhuwah.

Ketua Zona 4 JSIT Wilayah Jawa Timur, Ust. Rohkani, S.Pd., dalam sambutannya mengatakan pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Menurut dia, pendidikan juga berkaitan dengan pembentukan iman, karakter, kematangan emosional, kemampuan bekerja sama, keberanian mengambil keputusan, serta kesiapan menghadapi tantangan zaman.

“Anak yang hebat bukan hanya yang pintar menghafal rumus, tapi yang saat kalah bisa tersenyum dan mengakui keunggulan temannya, saat menang tidak sombong, dan saat berkompetisi tetap menjaga adab,” ujarnya.

Menurut Rohkani, IYF 2 menjadi salah satu ruang bagi siswa untuk belajar menghadapi kemenangan maupun kekalahan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Dewan Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Fajar Pramono. Ia menilai kegiatan seperti IYF memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi.

“Kami dari Dewan Pendidikan melihat JSIT sebagai mitra strategis dalam memajukan pendidikan di Ponorogo dan Mataraman pada umumnya. Event seperti IYF ini sangat penting. Di tengah gempuran gadget dan pengaruh negatif media sosial, anak-anak kita butuh panggung yang sehat untuk menyalurkan potensi,” katanya.

Fajar juga berharap sinergi antara sekolah Islam Terpadu dan pemerintah daerah terus diperkuat. Menurutnya, para siswa dari Regional 5 memiliki kesempatan untuk mengembangkan prestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.

Memasuki pengumuman juara, suasana kompetisi berganti menjadi momen apresiasi. Rohkani kembali mengingatkan peserta bahwa prestasi merupakan hasil dari proses dan latihan.

“Tidak ada juara yang lahir secara instan. Ada air mata, ada lelah, ada doa orang tua dan bimbingan guru yang mengiringi,” tuturnya.

Selain prestasi, sportivitas dan ukhuwah menjadi pesan utama dalam pelaksanaan IYF 2 Regional 5. Para peserta tidak hanya dituntut berkompetisi, tetapi juga menghargai peserta lain dan menjaga adab selama perlombaan.

“Kita boleh berbeda bendera sekolah, kita dari Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, tapi kita satu keluarga besar JSIT, satu keluarga besar umat Islam,” lanjut Rohkani.

Semangat tersebut juga terlihat dalam interaksi peserta selama kegiatan. Para guru pendamping dari sejumlah sekolah memanfaatkan momentum IYF 2 untuk bersilaturahmi dan berbagi pengalaman dalam pembinaan siswa.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan piala bergilir, medali, dan piagam penghargaan kepada para juara.

SDIT Qurrota A’yun Ponorogo sebagai tuan rumah menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan IYF 2 Regional 5. Setelah kegiatan regional ini selesai, para juara akan dipersiapkan untuk mengikuti IYF 2 tingkat Wilayah Jawa Timur yang mempertemukan perwakilan dari berbagai regional.

Bagi siswa Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek, IYF 2 bukan hanya tentang membawa pulang piala. Ajang tersebut menjadi pengalaman untuk berkompetisi, belajar menerima hasil, membangun pertemanan, serta memperkuat ukhuwah antarsekolah.

Penulis: Nisa Ainur Arfi

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *