Beranda / Ragam / 60 Peserta Ikuti ToT Sekolah Orang Tua JSIT Jatim, Siapkan Fasilitator Parent Empowering

60 Peserta Ikuti ToT Sekolah Orang Tua JSIT Jatim, Siapkan Fasilitator Parent Empowering

SURABAYA — Sekitar 60 perwakilan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) daerah se-Jawa Timur mengikuti Training of Trainer (ToT) Sekolah Orang Tua (SOT) di Gedung Graha TI Surabaya, Sabtu (17/10/2026). Pelatihan ini menjadi langkah JSIT Jatim menyiapkan fasilitator yang mampu memberdayakan orang tua dalam mendidik anak.

Program Sekolah Orang Tua yang dikembangkan JSIT tidak sekadar berfokus pada penyampaian materi pengasuhan atau parenting. Lebih dari itu, SOT diarahkan pada pendekatan parent empowering, yakni membangun kesadaran dan meningkatkan kapasitas orang tua agar semakin optimal menjalankan perannya sebagai pendidik utama bagi anak.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu Afzal selaku pembawa acara. Sambutan disampaikan Ketua Bidang 4 JSIT Wilayah Jawa Timur Anita Rohmi dan Ketua JSIT Wilayah Jawa Timur Edris Efendi.

Sebelum memasuki sesi materi, peserta mengikuti pre-test untuk memetakan pemahaman awal. Materi pertama, “DNA dan Ekosistem SOT”, disampaikan Imron Muzakki. Sesi ini membahas filosofi, karakter, dan ekosistem yang menjadi fondasi penyelenggaraan Sekolah Orang Tua JSIT.

Materi berikutnya, “Prinsip Memfasilitasi SOT”, disampaikan Leny Oktaviani. Peserta mempelajari prinsip fasilitasi yang partisipatif dan interaktif agar kegiatan Sekolah Orang Tua tidak hanya menjadi forum penyampaian informasi, tetapi juga mendorong proses belajar dan perubahan pada orang tua.

Setelah istirahat, salat, dan makan siang, peserta mengikuti sesi praktik “Mengelola Sesi SOT” yang difasilitasi Lutfiatul Ma’rifah. Dalam sesi ini, peserta berlatih mengelola pertemuan, membangun interaksi, dan menciptakan suasana belajar yang bermakna bagi orang tua.

Rangkaian pelatihan ditutup dengan post-test dan penutupan pada pukul 15.45–16.15 WIB.

Melalui pelatihan ini, JSIT Jatim berharap para peserta mampu menjadi fasilitator yang tidak hanya menguasai materi parenting, tetapi juga dapat membangun kesadaran, meningkatkan kapasitas, dan menggerakkan orang tua untuk terlibat aktif dalam pendidikan anak.

Sekolah Orang Tua diharapkan menjadi jembatan penguat sinergi antara sekolah dan keluarga. Keduanya memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan membentuk karakter generasi.

Dengan semangat “Bersama Mendidik Generasi Peradaban”, ToT Sekolah Orang Tua menjadi bagian dari upaya JSIT Jatim memperkuat ekosistem pendidikan berbasis sekolah dan keluarga, sekaligus mendorong lahirnya orang tua yang lebih berdaya dan siap menjadi mitra strategis sekolah.

Penulis: Anita Rohmi | Lembaga: JSIT Jawa Timur

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *