LUMAJANG – Kabar gembira datang dari SMAIT Ar Rahmah Lumajang. Tiga santri terbaiknya sukses menorehkan prestasi gemilang di ajang Olimpiade Sekolah Islam Terpadu (OLSIT) JSIT Jawa Timur 2025, yang digelar di Magetan. Mereka bukan hanya membawa pulang medali, tetapi juga mengharumkan nama sekolah sebagai lembaga pendidikan Islam yang memadukan kecerdasan, karakter, dan nilai keimanan.
Adalah Akhmad Azri Rasydan Mustofa, siswa kelas XI, yang menjadi bintang dalam kompetisi kali ini. Dengan ketenangan dan ketajaman logika, ia berhasil menyabet Medali Emas pada mata pelajaran Matematika, mengungguli ratusan peserta dari seluruh penjuru Jawa Timur. Diikuti oleh Yazid Fathurrahman Shiddiq yang juga menorehkan Medali Perunggu di bidang yang sama, serta Muhammad Raqil Habibillah yang meraih Medali Perak dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Rasa bangga pun tak bisa disembunyikan oleh Taufik Akbar, S.Pd.I, Kepala SMAIT Ar Rahmah Lumajang. Dalam keterangannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam terhadap perjuangan para santri dan bimbingan para guru.
“Alhamdulillah, prestasi ini adalah buah dari kesungguhan belajar, doa, dan keikhlasan para guru dalam membimbing. Kami berharap para santri terus berprestasi tanpa meninggalkan karakter Robbani yang menjadi jati diri sekolah kita,” ujarnya penuh haru.
OLSIT JSIT Jatim 2025 menjadi ajang bergengsi yang diikuti ratusan peserta dari sekolah Islam unggulan se-Jawa Timur. Lebih dari sekadar kompetisi akademik, ajang ini menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat intelektual yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan semangat ukhuwah antar pelajar.
Bagi SMAIT Ar Rahmah Lumajang, capaian ini bukan titik akhir, melainkan pijakan untuk terus melahirkan generasi Qurani yang tangguh.
“Kami ingin melahirkan generasi Robbani yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tapi juga kuat iman, mandiri, dan bermanfaat bagi umat,” tambah Kepala Sekolah.

Dengan semangat “Robbani, Cerdas, Mandiri, dan Berprestasi,” SMAIT Ar Rahmah Lumajang terus meneguhkan langkahnya mencetak generasi muda yang tidak hanya siap bersaing di dunia akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan membawa cahaya kebaikan di tengah masyarakat.
