Penulis: Ulil Albab
Lumajang — Dalam upaya memperkuat karakter sekaligus meningkatkan kesadaran digital di kalangan remaja, SMPIT Ar Rahmah Tekung menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film edukatif berjudul “Cyberbullying” di Gedung Bioskop Mopic Lumajang, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri putra-putri bersama para asatidz dan asatidzah pendamping. Selain menjadi sarana hiburan edukatif, kegiatan ini juga dirancang sebagai bentuk pembelajaran kontekstual di luar kelas yang mengajarkan pentingnya etika berinteraksi di dunia digital serta pencegahan perundungan siber (cyberbullying).

Beberapa hari sebelumnya, pemutaran film Cyberbullying di Lumajang telah dibuka secara resmi oleh perwakilan DPRD Lumajang, Arif Wijayanto, dari Fraksi PKS, pada Selasa (23/9/2025). Dalam sambutannya, Sekretaris Komisi D DPRD Lumajang tersebut menilai bahwa kegiatan semacam ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat peran sekolah dalam mencegah kekerasan digital.
“Kami ingin kepala sekolah bukan hanya tahu, tapi juga peka dan mampu mengambil tindakan preventif. Film ini bukan sekadar tontonan, tapi cerminan realitas yang bisa terjadi di sekolah mana pun,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Kanit Bintibsos Polres Lumajang, Aiptu Makinun, S.H., yang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mencegah perundungan digital.
“Cyberbullying bukan hanya masalah sekolah, tapi juga masalah sosial dan hukum. Jika dibiarkan, bisa berkembang menjadi tindak pidana. Karena itu, pencegahan sejak dini menjadi sangat penting,” tegasnya (dikutip dari news9.id).
Kepala SMPIT Ar Rahmah Tekung, Ustadz Ulil Albab, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
“Program nobar ini sangat positif karena menjadi bentuk pembelajaran luar kelas yang sarat nilai dan pengalaman baru. Kadang tanpa sadar, unggahan di media sosial mengandung unsur perundungan. Melalui film ini, kami ingin membentuk karakter santri yang lebih bijak, santun, dan bertanggung jawab di dunia digital,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, SMPIT Ar Rahmah Tekung menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi Rabbani, Mandiri, dan Berprestasi — generasi yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, berempati, dan cerdas dalam bermedia sosial.
