Kegiatan ini juga menjadi puncak dari serangkaian kegiatan P5 untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian dan inklusivitas kepada para siswa kelas 6
Penulis : Sulis Syamsini
TRENGGALEK – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti perayaan kelulusan siswa-siswi SDIT Mutiara Ummat tahun ajaran 2024/2025. Berbeda dari perayaan kelulusan pada umumnya, tahun ini SDIT Mutiara Ummat memilih untuk merayakannya dengan sebuah kunjungan persahabatan ke Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Panggung Sari pada hari Senin, 2 Juni 2025.
Kegiatan ini juga menjadi puncak dari serangkaian kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian dan inklusivitas kepada para siswa kelas 6.
Para siswa SDIT Mutiara Ummat, didampingi oleh guru dan kepala sekolah, disambut dengan antusias oleh jajaran guru dan siswa-siswi SLBN Panggung Sari.
“Kami ingin momen kelulusan ini tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan akademik, tetapi juga menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial para siswa. Melalui kunjungan ini, harapan kami mereka dapat belajar tentang keberagaman dan pentingnya saling menghargai sesama, tanpa memandang perbedaan.”, ujar Nisa, Kepala SDIT Mutiara Ummat.
Selama kunjungan, siswa-siswi SDIT Mutiara Ummat berinteraksi langsung dengan siswa-siswi SLBN Panggung Sari. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan bersama, seperti bermain games edukatif, bernyanyi, dan berbagi cerita. Senyum ceria dan tawa riang terpancar dari wajah kedua belah pihak, menunjukkan terjalinnya keakraban yang tulus.
Kepala SLBN Panggung Sari, Ibu Irene Wegie Ginatra, S.Pd, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan ini. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif SDIT Mutiara Ummat. Kunjungan ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi anak-anak kami, tetapi juga menjadi jembatan untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap pendidikan inklusif,” tuturnya.
Di akhir acara, perwakilan siswa SDIT Mutiara Ummat menyerahkan cinderamata dan bingkisan kepada pihak SLBN Panggung Sari sebagai bentuk tali asih. Momen tersebut ditutup dengan janji untuk terus menjalin silaturahmi dan kerjasama di masa mendatang.
Perayaan kelulusan yang unik ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepribadian siswa yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
