JAKARTA – Delegasi Satuan Komunitas Cabang (Sakocab) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) Magetan mengikuti kegiatan Mudzakarah Pelatih dan Pembina Pramuka Nasional (MP3N) Sako Pramuka SIT yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, pada 1–4 Juli 2026.
Kegiatan bertema “Strengthening the Spirit of Scout Leaders Creating Civilizational Leaders” tersebut diikuti sebanyak 367 pelatih dan pembina Pramuka Sako SIT dari berbagai daerah di Indonesia. Forum nasional ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyamaan persepsi terkait implementasi kurikulum khas Sako Pramuka SIT di seluruh Indonesia.
MP3N Sako Pramuka SIT 2026 dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. H. Budi Waseso. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan Prof. Dr. Sukro Muhab, M.Si sebagai Ketua Majelis Pembimbing Sako Nasional (Mabisakonas) SIT, Ahmad Fikri, M.Pd., NPL sebagai Sekretaris Mabisakonas SIT, serta Aris Purwanta, S.St.P sebagai Ketua Pimpinan Sako Nasional (Pinsakonas) SIT.
Selain menjadi forum konsolidasi organisasi, MP3N juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan inovasi dalam pembinaan kepramukaan. Para peserta berdiskusi mengenai metode pembelajaran Pramuka yang lebih menarik, adaptif, dan tetap mempertahankan kekhasan nilai-nilai Sako Pramuka SIT sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan karakter di masa depan.
Salah satu narasumber, Kak Fauzi Nahdi, M.Pd, memaparkan materi mengenai kurikulum khas Sako Pramuka SIT yang dikembangkan berdasarkan Kurikulum Kwartir Nasional dengan lima tema utama, yakni Negara Pejuang, Sirah Nabawiyah, Sirah Sahabat Mekah-Madinah, Pahlawan Islam di Indonesia, serta Para Pejuang dan Penakluk. Lima tema tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter kepemimpinan, nasionalisme, dan nilai-nilai keislaman para peserta didik.
Ketua Sako Daerah (Sakoda) Pramuka SIT Jawa Timur, Kak Isgianto, berharap seluruh peserta menjadikan MP3N sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan di gugus depan masing-masing.
“Saya berharap pelatih dan pembina tidak menjadikan MP3N ini sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum memperbarui semangat dalam mengelola Gudep Sako SIT, memperluas wawasan, meningkatkan kualitas pembinaan, serta menjadi agen perubahan yang menghadirkan pembinaan Pramuka yang aktif, menyenangkan, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Sako SIT,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kak Abdul Ghofar selaku Bina Muda Sakoda Pramuka SIT Jawa Timur menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat, terutama bagi gugus depan yang masih berupaya mencetak Pramuka Garuda.
Sementara itu, Ketua Panitia MP3N Sako SIT, Kak Sugeng Malikul Bahri, M.Pd.I, berharap hasil kegiatan dapat berdampak nyata di daerah.
“Kami berharap para pembina yang mengikuti MP3N mampu membawa perubahan di gugus depannya masing-masing, termasuk mencetak lebih banyak Pramuka Garuda pada tahun-tahun mendatang,” katanya.
Melalui keikutsertaan dalam MP3N Sako Pramuka SIT 2026, delegasi Sakocab Magetan berkomitmen membawa berbagai materi, pengalaman, dan praktik baik ke daerah. Harapannya, pembinaan Pramuka SIT di Magetan semakin berkualitas, mampu melahirkan generasi yang beriman, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap menjadi pemimpin peradaban di masa depan.
Penulis: Amin Riyanto, S.Pd.
