SURABAYA – Ratusan guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Jawa Timur tengah menanti momen puncak penghargaan pendidikan paling bergengsi tahun ini. Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur telah mengumumkan daftar nominasi tiga besar GTK berprestasi tingkat provinsi 2025, yang menjadi sorotan di kalangan pendidik se-Jatim.
Namun, ada kabar istimewa datang dari dunia Sekolah Islam Terpadu (SIT). Salah satu GTK terbaiknya, Ririn Uktarini dari Kepala KB Islam Terpadu Ceria, Kabupaten Jombang, berhasil menembus daftar nominasi tiga besar GTK berprestasi Jawa Timur 2025.
Saat dihubungi redaksi, Ririn mengaku bersyukur dan terharu atas pencapaiannya. “Alhamdulillah, Inovasi yang saya tampilkan saat seleksi pekan lalu adalah sistem penilaian berbasis Google Workspace,” ujarnya.
Seleksi GTK Jatim 2025 sendiri berlangsung ketat pada 26–29 Oktober di BBGTK Jatim, Kota Batu. Dari ratusan peserta yang mendaftar, hanya tiga terbaik di setiap kategori yang berhasil melaju ke tahap final. Para nominator akan mengikuti agenda “Refleksi dan Berbagi Praktik Baik GTK Jatim 2025” pada 5–7 November mendatang, di mana mereka akan menampilkan karya inovatifnya dalam pameran praktik baik pendidikan.
Kepala BBGTK Jawa Timur, Dr. Abu Khaer, M.Pd, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional dan transparan. “Setiap nama yang masuk tiga besar adalah hasil kerja keras dan dedikasi luar biasa di dunia pendidikan. Mereka telah membuktikan bahwa inovasi guru adalah jantung kemajuan bangsa,” ujarnya.

Capaian Ririn menjadi kebanggaan tersendiri bagi komunitas Sekolah Islam Terpadu (SIT) di Jawa Timur. Ia membuktikan bahwa guru SIT tidak hanya unggul dalam nilai-nilai spiritual, tetapi juga adaptif terhadap teknologi dan inovatif dalam praktik pembelajaran.
