Penulis: Zikra Amalia (Sekretaris Komite SDIT Permata)
Surabaya – Jumat pagi (26/9) halaman SDIT Permata tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa datang lebih awal, wajah mereka berseri-seri begitu menerima bingkisan sarapan dari para ustadz, ustadzah, dan perwakilan komite sekolah. Inilah momen perdana program Jumat Berkah, sebuah kegiatan berbagi yang dikemas dengan penuh nilai pendidikan, kepedulian, dan kebersamaan.
Program yang digagas Komite SDIT Permata bersama sekolah dan wali murid ini membagikan 160 paket makanan berisi susu, telur rebus, roti isi, dan burger. Guru serta siswa bergotong royong mengemas paket, sementara kepala sekolah dan komite ikut menyalurkan langsung kepada peserta didik. Suasana hangat begitu terasa, tawa ceria anak-anak berpadu dengan sapaan hangat dari para guru.
Menurut Kepala Sekolah SDIT Permata, Ustadzah Amilud Dinul Qoyyimah, S.Pd, kegiatan Jumat Berkah bukan sekadar pembagian makanan, tetapi juga pendidikan karakter. “Anak-anak belajar untuk peka terhadap sesama, tumbuh dengan rasa syukur, serta terbiasa menjalankan sunnah bersedekah di hari Jumat. Kita ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia,” jelasnya.
Hal senada diungkapkan Puji Rahayu Ningsih, Koordinator Bidang Sosial Komite, bahwa kegiatan ini mempererat silaturahmi antara sekolah, orang tua, dan siswa. “Kami percaya, keberkahan dari kegiatan ini akan dirasakan seluruh keluarga besar sekolah,” ungkapnya.

Bagi siswa, Jumat Berkah menjadi pengalaman yang membahagiakan sekaligus mendidik. Mereka bukan hanya senang menerima, tapi juga antusias ikut menyalurkan makanan. Dari sinilah mereka belajar, berbagi tidak melulu soal jumlah, melainkan ketulusan hati.
Dengan doa dan dukungan bersama, program Jumat Berkah diharapkan dapat berjalan istiqamah dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. SDIT Permata pun semakin menegaskan komitmennya, mencetak generasi yang unggul dalam ilmu, beriman, berakhlak, serta bermanfaat bagi masyarakat.
