Ponorogo — Suasana semarak penuh semangat pramuka tampak menghiasi Wengker Park Ponorogo pada Sabtu (20/9). Ratusan pramuka penggalang dari berbagai pangkalan sekolah Islam terpadu tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Ponorogo berkumpul untuk mengikuti ajang bergengsi Lomba Galang (LAGA) 3 Sako Pramuka SIT Ponorogo .
Sebanyak 160 peserta hadir dengan wajah antusias, menunjukkan kesiapan mereka untuk berkompetisi di berbagai cabang lomba. Agenda ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, namun juga sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, serta kreativitas di kalangan pramuka penggalang.
Berbagai cabang lomba disuguhkan dengan ketat dan meriah. Di antaranya adalah upacara, LKBB (Latihan Keterampilan Baris Berbaris), yel-yel, Semaphore Sandi Morse (SMS), pionering, cooking, fotografi dan videografi, Kecerdasan Indra Manusia (KIM), serta wawasan kebangsaan (wasbang) melalui lomba Ranking 1.
Pada kesempatan ini, SDIT Qurrota A’yun Ponorogo tampil menonjol dengan prestasi yang membanggakan. Regu Putri Penggalang berhasil meraih Juara 2 , sementara Regu Putra Penggalang sukses merebut Juara 1 LAGA 3 tingkat Kabupaten Ponorogo . Keberhasilan regu putra ini sekaligus mengantarkan mereka untuk mewakili Kabupaten Ponorogo dalam LAGA 4 tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2025 di Kabupaten Jember.

Prestasi tersebut tidak hanya menjadi bukti kegigihan para peserta dalam berlatih, tetapi juga wujud nyata dukungan pembina, guru, serta orang tua yang senantiasa mengiringi langkah anak-anak dalam setiap proses pelatihan.
Kak Wijiati, S.TP., S.Pd selaku Kamabigus SDIT Qurrota A’yun , turut memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para penggalang.
“Mari persiapkan LAGA 4 dengan sebaik-baiknya. Semoga bisa membawa nama baik Kabupaten Ponorogo di kancah provinsi,” pesannya dengan penuh semangat.
Lebih dari sekedar lomba, LAGA 3 Sako Pramuka SIT Ponorogo menjadi ajang penggemblengan karakter bagi generasi muda. Melalui kegiatan ini, para penggalang tidak hanya menguji keterampilannya dalam bidang kepramukaan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, nasionalisme, dan semangat pantang menyerah.
Dengan raihan prestasi ini, diharapkan pramuka penggalang SIT Ponorogo terus berkembang menjadi generasi yang cerdas, tangguh, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman .
