SURABAYA – SDIT Permata Surabaya menggelar Special Orientation for Parents (STARS) bagi wali murid baru kelas I dalam rangka menyambut Tahun Pelajaran 2026–2027, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan bertema “Merajut Sinergi, Mengukir Prestasi, Membangun Generasi Qurani” ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi pendidikan anak.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Calya, siswi kelas VI, dan Nayya, siswi kelas V. Lantunan tilawah tersebut menghadirkan suasana khidmat sekaligus menegaskan bahwa Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan di SDIT Permata Surabaya.
Kepala SDIT Permata Surabaya, Amilud Dinnul Qoyyimah, S.Pd., Gr., dalam sambutannya memaparkan visi, misi, serta arah pendidikan sekolah yang berorientasi pada pembentukan peserta didik yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Pada kesempatan itu, seluruh guru dan tenaga kependidikan juga diperkenalkan kepada para wali murid sebagai pendamping putra-putri mereka selama menempuh pendidikan.
Salah satu sesi yang menarik perhatian adalah ketika para orang tua diminta menuliskan harapan untuk pendidikan anak-anak mereka. Berbagai harapan tertuang, mulai dari menjadi pribadi yang saleh, berakhlak mulia, hingga mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Salah seorang wali murid menuliskan harapannya agar anaknya kelak menjadi “anak yang saleh, menjalankan syariat agama, serta berguna bagi orang tua, bangsa, dan negara.” Harapan tersebut dinilai sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk generasi Qurani yang unggul.

Selanjutnya, wali kelas I, Farihatun Nafi’a, S.Pd., Gr., memaparkan program pembelajaran yang akan dijalani peserta didik selama tahun pertama. Materi yang disampaikan meliputi program akademik, pembiasaan ibadah, pembentukan karakter, hingga budaya belajar yang akan diterapkan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan STARS, SDIT Permata Surabaya berharap terbangun komunikasi dan kerja sama yang erat antara sekolah dan orang tua. Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan “segitiga emas pendidikan”, yakni kolaborasi harmonis antara sekolah, orang tua, dan peserta didik.
Dengan kolaborasi yang baik sejak awal, sekolah optimistis dapat mencetak generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami, akhlak mulia, serta siap memberikan manfaat bagi masyarakat di masa depan.
Penulis: Bonny Megah Cahyani, S. Pd. Gr
