Pacitan — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Kabupaten Pacitan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) pada Sabtu (18/4/2026) di SDIT Tawakal Ngadirojo.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala sekolah dan perwakilan guru Sekolah Islam Terpadu se-Kabupaten Pacitan sebagai upaya memperkuat mutu pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Mengangkat tema “Kolaborasi dan Inovasi untuk Pendidikan Pacitan Lebih Baik”, Mukerda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar sekolah sekaligus membangun kesiapan menghadapi era digitalisasi pendidikan.
Acara diawali dengan sambutan Ketua JSIT Daerah Kabupaten Pacitan, Sogiran, S.Pd. Dalam arahannya, ia menyampaikan sejumlah poin penting bagi kepengurusan periode 2026–2030.
Di antaranya adalah pentingnya menghadirkan kegiatan yang REAL, yakni relevan, efektif, adaptif, dan langsung berdampak. Selain itu, ia juga menekankan perlunya menciptakan sekolah yang bermutu, mengawal karakter dan spiritual peserta didik, memperkuat hubungan dengan stakeholder, serta menguatkan sistem keuangan organisasi.
Selain itu, Dewan Pengawas JSIT Pacitan, Suyitno, M.Pd, turut memberikan motivasi terkait pentingnya inovasi, penguatan mutu sekolah, serta peningkatan kerja sama antar lembaga pendidikan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus JSIT Daerah Kabupaten Pacitan sebagai langkah awal memperkuat organisasi dalam menjalankan program strategis, termasuk pengembangan transformasi digital di lingkungan sekolah.
Pada sesi pemaparan program kerja, peserta terlibat aktif dalam diskusi yang hangat dan produktif. Berbagai program penguatan mutu dibahas bersama, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan kolaborasi antar sekolah, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan manajemen sekolah.
Sebagai penutup, pimpinan musyawarah, Iwan Tri Wardhana, S.Pd, memberikan penguatan kepada seluruh peserta agar semangat kolaborasi terus dijaga dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.
Ia menegaskan bahwa Sekolah Islam Terpadu harus mampu menjadi pencetak generasi pelopor kebaikan, yaitu generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, akhlak mulia, serta mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat.
Melalui Mukerda ini, JSIT Kabupaten Pacitan menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan Islam terpadu yang unggul, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
Penulis:
Sumiati, S.Pd
Humas dan Advokat JSIT Pacitan
