GRESIK, Sekolah Islam Terpadu – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SDIT Al Ibrah Gresik. Dua siswa terbaiknya, Aransha Hafizh Firmansyah (kelas 1) dan Usaid Abdurrahman Nasrullah (kelas 3), berhasil lolos seleksi nasional dan akan mewakili Indonesia dalam ajang International Mathematics Contest (IMCS) 2025 yang akan digelar di Singapura pada 2 Agustus mendatang.
Keberhasilan keduanya menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di SDIT Al Ibrah yang berlokasi di Jl. Tanjung Wira VI/44, GKB Manyar, Gresik. Sekolah ini mengusung visi “Mewujudkan Generasi Islami yang Berkarakter, Berprestasi, dan Berdaya Saing Global,” yang selama ini konsisten diwujudkan melalui berbagai capaian siswa di tingkat nasional dan internasional.
Ajang IMCS sendiri merupakan kompetisi matematika internasional bergengsi yang diikuti oleh ratusan institusi pendidikan dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Thailand, dan Hong Kong, serta didukung oleh Singapore Tourism Board (STB) Education Services Division. Di Indonesia, seleksi dilakukan melalui Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-20 yang diikuti lebih dari 65.000 peserta dari seluruh tanah air.
Kepala SDIT Al Ibrah, dalam keterangannya, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi ini. “Ini adalah buah dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta sistem pendidikan berbasis karakter dan prestasi yang kami terapkan. Kami terus mendorong siswa untuk berani tampil dan bersaing di kancah global,” ujarnya.
Sebagai sekolah unggulan, SDIT Al Ibrah dikenal memiliki tiga program utama, yakni:
Program Reguler, dengan kurikulum nasional berbasis Islami,
Program Takhassus, yang menitikberatkan pada tahfidz Al-Qur’an,
Program Internasional, melalui International Learning Program (ILP) yang memperkenalkan siswa pada pendidikan global sejak dini.
Tak heran, SDIT Al Ibrah menjadi salah satu sekolah favorit yang diminati banyak orang tua. Hal ini terbukti dari tahun ajaran 2026–2027 yang sudah penuh kuota, bahkan dengan pembukaan lima kelas paralel untuk memenuhi tingginya animo masyarakat.
“Prestasi ini kami harapkan bisa menjadi inspirasi dan semangat bagi seluruh siswa, serta memperkuat komitmen kami dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dan mendunia,” tutup pihak sekolah.
Semoga Aransha dan Usaid dapat membawa pulang medali dan mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional, sekaligus menjadi hadiah istimewa menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-80.
