PROBOLINGGO – Musyawarah Daerah (Musda) III Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Probolinggo resmi digelar di Hotel O Tampiarto, Kota Probolinggo. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan transformasi pendidikan Islam terpadu serta konsolidasi organisasi ke depan.
Musda III JSIT Probolinggo dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo yang diwakili Ahmad Philip, M.Pd., M.Si. Kehadiran unsur pemerintah daerah tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan kebijakan daerah dalam menjawab tantangan pendidikan yang semakin dinamis.
Dalam sambutannya, Ahmad Philip menyampaikan pesan kepada para pendidik di lingkungan Sekolah Islam Terpadu (SIT) agar terus menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, pendidik SIT memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.
Rangkaian Musda III berlangsung secara dinamis dan produktif melalui sejumlah Sidang Pleno, mulai dari pembahasan agenda hingga pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya. Suasana musyawarah semakin hidup dalam Sidang Komisi, di mana berbagai aspirasi serta masukan strategis dihimpun sebagai bahan perumusan program dan arah kebijakan organisasi ke depan.
Seluruh proses musyawarah berjalan khidmat dan demokratis hingga ditetapkannya hasil serta pengesahan keputusan Musda sebagai komitmen bersama seluruh anggota JSIT Daerah Probolinggo.
Musda III ini juga menetapkan Nurul Hidajati, S.Pd., M.M., sebagai Ketua JSIT Daerah Probolinggo terpilih. Penetapan tersebut dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus JSIT Daerah Probolinggo periode terbaru. Hadir mendampingi dari Pengurus JSIT Wilayah, yakni Donna Ari Novita, S.Pd., M.M., dan Kholifah, S.Pd.
Penutupan Musda III JSIT Probolinggo menandai awal langkah baru organisasi dengan semangat “Melangkah Bersama”. Dengan kepemimpinan baru dan komitmen kolektif yang diperkuat, Sekolah Islam Terpadu di Probolinggo diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang semakin inovatif, berintegritas, serta konsisten dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam terpadu.
