Esok harinya, Jumat (7/2), giliran anak-anak unjuk gigi dalam kegiatan Bisnis Day. Setelah sukses membuat olahan pisang, mereka belajar dasar-dasar wirausaha dengan menjual hasil masakan mereka kepada orang tua dan pengunjung yang hadir. Dengan penuh percaya diri, mereka menawarkan dagangan sambil belajar berinteraksi dan memahami konsep jual beli. “Senang sekali! Aku bisa bikin es kulkul sendiri dan jual ke Ummi,” ujar seorang peserta dengan wajah berbinar.

Acara ini tidak hanya memberikan pengalaman memasak dan berjualan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian. Hasil dari penjualan produk anak-anak dikumpulkan sebagai infaq untuk Palestina. Momen haru pun terasa saat seluruh peserta dan guru berkumpul untuk menyerahkan donasi dan mengabadikan kebersamaan dalam sesi foto bersama.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar memasak dan berbisnis, tetapi juga memahami pentingnya berbagi dengan sesama,” ujar Kepala KB-TKIT Al Ummah, Ulifatun Nihayah.
Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, kegiatan Cooking Class & Bisnis Day menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Diharapkan, keterampilan yang mereka pelajari hari ini bisa menjadi bekal berharga di masa depan.
