Suasana haru, bangga, dan penuh keberkahan menyelimuti Graha Sawunggaling UNESA pada Ahad, 7 Juni 2026. Sebanyak 124 siswa-siswi SDIT Permata Surabaya yang terdiri dari 61 peserta Tartil dan 63 peserta Turjuman berhasil menuntaskan rangkaian Khatmul Qur’an dan Imtihan Tartil & Turjuman Metode Ummi. Hal ini menjadi sebuah momentum istimewa yang menjadi bukti kesungguhan mereka dalam belajar, membaca, dan memahami Al-Qur’an
Acara berlangsung dengan tertib dan lancar dimulai dari registrasi peserta hingga penutupan acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan prosesi kirab peserta memasuki panggung kehormatan, prosesi Khatmul Qur’an, pembacaan doa khatmul Qur’an yang dipimpin oleh Ananda Mayka Al Fahrizal Putra Bakhtiar kelas 4, serta laporan kegiatan Khatmul Qur’an dan Imtihan yang disampaikan oleh Kepala SDIT Permata Surabaya ustazah Amilud Dinul Qoyyimah, S.Pd.
Puncak pada acara ini yaitu prosesi Imtihan Tartil dan Turjuman, dimana peserta akan dipilih secara acak untuk menunjukkan kemampuan peserta dalam membaca dan memahami Al-Qur’an sesuai standar Metode Ummi. Kegiatan semakin berkesan dengan adanya testimoni wali murid. Ibu Zikra wali murid dari Ananda Razka salah satu peserta Turjuman mengatakan “Investasi dunia akhirat buat kami orangtua kalian nak. Bismillah insya allah ayah bunda menitipkan kalian di tempat yang tepat, Bersama para pejuang Qur’an. Insya Allah dunia pun akan kalian genggam anak solih solihahnya Permata.”

Selain itu Ibu dari Ananda Syifa kelas 6 juga menyampaikan rasa syukur “Di dalam Gedung kemarin merinding mendengarkan 124 siswa solih solihah melantunkan ayat Al Qur’an. Melalui proses yang tidak mudah. Melalui beberapa tahap penyaringan yang akhirnya bias berlanjut ke Imtihan. Jazakumullah khairan Ustad dan Ustazah bagaimana lelahnya mempersiapkan dan mendampingi solih solihah. Semoga lelah menjadi lillah mendapatkan taman-taman dan rumah di Jannah kelak.”
Acara selanjutnya yakni tausyiah yang disampaikan oleh Ustad Dr. H. Ahmad Muzakky Al Hafidz, MA. Selaku Imam Besar Masjid Al Akbar Surabaya. Dalam tausyiahnya, beliau menyampaikan tentang pentingnya menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an setelah menyelesaikan khataman dan imtihan. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa untuk memiliki anak yang baik maka dibutuhkan kerja sama. Tugas suami adalah mencari rezeki yang halal, sedangkan tugas istri adalah mendidik anak-anak. Jika istri bahagia, maka ia akan mendidik anak-anak dengan senang. Oleh karena itu, suami harus membahagiakan istri dengan rezeki yang halal. Beliau juga mengingatkan bahwa khatam bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk terus membersamai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah tausyiah oleh ustaz Muzakky, yakni sambutan oleh Ketua Yayasan ustazah Lutfiatul Ma’rifah, S.Pd., dilanjutkan dengan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta, serta pengumuman peserta terbaik. Kategori peserta terbaik diambil dari hasil Munaqasyah Tartil dan Turjuman semester 1 dan 2 sebanyak 12 peserta. Adapun peserta terbaik yang diumumkan pada kegiatan Khatmul Qur’an dan Imtihan Tartil dan Turjuman Metode Ummi adalah sebagai berikut:
Kategori Tartil semester 1 :
- Dzulhilmi Hamidudin P.H. dengan rata-rata 9,83
- Arkantara Wisanggeni dengan rata-rata 9,80
- Fauzi Ahmad Fahrezi dengan rata-rata 9,77
Kategori Tartil semester 2 :
- Raesha Ariva Zalikha dengan rata-rata 9,83
- Donita Rihlah Anjani dengan rata-rata 9,92
- Jihan Nada Khadijah dengan rata-rata 10,0
Kategori Turjuman semester 1 :
- Pradipta Setyana Syifa dengan rata-rata 10,0
- Hayyan Ataya Qoyyum rata-rata 10,0
- Khaira Nadya Ananto rata-rata 10,0
Kategori Turjuman semester 2 : - Aliyah Rahma Az Zahra rata-rata 10,0
- Nur Aisyah Syasya Alim rata-rata 10,0
- Raisa Nabilah Hanan rata-rata 10,0
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara pihak sekolah, Ummi Foundation, panitia, guru, peserta, serta dukungan penuh dari seluruh wali murid.
Semoga kegiatan Khatmul Qur’an & Imtihan Tartil dan Turjuman Metode Ummi SDIT Permata Surabaya ini menjadi wasilah lahirnya generasi Qur’ani yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Barakallahu fiikum kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur’an dengan baik. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan meneguhkan hati kita bersama Al-Qur’an.”
Penulis: Zulfa Turrohmah, S.M.
