Malang — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Kota Malang dan Batu menggelar Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) 2026 pada Sabtu, 25 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 SDIT Mutiara Hati Malang sejak pukul 07.30 hingga 15.15 WIB ini mengusung tema “SIT Berdaya, Berkualitas dan Berdampak”.
MUKERDA dihadiri jajaran pengurus JSIT Kota Malang dan Batu, mulai dari Badan Pengurus Harian (BPH), para ketua bidang, pengawas daerah, hingga kepala Sekolah Islam Terpadu (SIT) se-Kota Malang dan Batu.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi penanda pentingnya forum ini sebagai ruang konsolidasi sekaligus penyusunan program strategis pendidikan.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah seminar bertema “Menjadi Guru SIT yang Berdampak dan Menginspirasi” yang disampaikan oleh Ustadz Imam Syafi’i, Lc., M.Pd.
Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mengajar di kelas.
“Guru di Sekolah Islam Terpadu bukan sekadar pengajar materi akademis, tetapi arsitek peradaban yang memadukan kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual,” ujarnya.
Menurutnya, guru yang berdampak adalah mereka yang mampu menghadirkan perubahan, baik dalam aspek pengetahuan maupun karakter siswa, yang bersumber dari kekuatan ruhiyah.
Selain seminar, forum MUKERDA juga diisi dengan pemaparan program kerja dari masing-masing bidang, mulai dari sekretariat, bendahara, hingga bidang I sampai IV.
Bidang-bidang tersebut mencakup penjaminan mutu, pembinaan karakter, peningkatan prestasi, serta penguatan peran orang tua dan kemitraan.
Ketua JSIT Indonesia Daerah Kota Malang dan Batu, Ustadzah Fitria Hidayati, S.Pd., menegaskan bahwa MUKERDA bukan sekadar agenda rutin tahunan.
“MUKERDA adalah momentum strategis untuk meneguhkan arah dakwah pendidikan, memperkuat sinergi antar sekolah, serta melahirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan pendidikan yang semakin kompleks menuntut adanya kolaborasi dan inovasi dari seluruh elemen sekolah.
Melalui forum ini, JSIT Malang dan Batu berkomitmen untuk menghadirkan program yang relevan, memperkuat koordinasi antar lembaga, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Hasil dari MUKERDA 2026 diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai Qur’ani.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyatukan visi dan mengoptimalkan potensi bersama demi kemajuan pendidikan Islam Terpadu.
Penulis: M. Noor Hidayat
