Jombang — Nurul Alfiana, S.Pd.I., resmi terpilih sebagai Ketua Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Jombang periode 2026–2030. Penetapan tersebut dilakukan melalui forum Musyawarah Daerah (Musda) III JSIT Indonesia Daerah Jombang yang digelar di Aula Bung Tomo, Pemerintah Kabupaten Jombang, Sabtu (31/1/2026).
Terpilihnya Nurul Alfiana menjadi momentum penting bagi keberlanjutan peran JSIT Indonesia Daerah Jombang dalam memperkuat mutu Pendidikan Islam Terpadu di Kabupaten Jombang. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu melanjutkan capaian positif kepengurusan sebelumnya sekaligus menjawab tantangan pendidikan ke depan.

Dalam pernyataan perdananya sebagai ketua terpilih, Nurul Alfiana menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Jombang.
“Kami meyakini bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Seluruh elemen—sekolah, guru, orang tua, masyarakat, serta pemerintah daerah—harus bekerja sama, bersinergi, dan saling menguatkan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berakhlak mulia di Kabupaten Jombang,” ujarnya.
JSIT Indonesia Daerah Jombang berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengembangan pendidikan, khususnya Pendidikan Islam Terpadu yang berorientasi pada peningkatan mutu akademik, penguatan karakter, serta pembentukan generasi berakhlak Qur’ani.
Dengan kepemimpinan baru ini, JSIT Indonesia Daerah Jombang optimistis dapat menghadirkan program-program kolaboratif yang berdampak nyata bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Jombang.
