Magetan – Siswa-siswi MIT Nurul Amal Parang turut berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-3 JSIT Indonesia Daerah Magetan dengan menampilkan Tari Jalak Lawu, yang merupakan tarian resmi khas Kabupaten Magetan dan menjadi salah satu identitas budaya daerah.
Kegiatan MUSDA 3 JSIT Indonesia Daerah Magetan ini diselenggarakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Gedung GMIS Magetan, dengan mengusung tema “Berkolaborasi dan Berinovasi untuk Generasi Magetan Berprestasi.” Acara ini dihadiri oleh pengurus JSIT Indonesia, kepala sekolah, guru, serta tamu undangan dari berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Magetan.
Penampilan Tari Jalak Lawu yang dibawakan oleh siswa MIT Nurul Amal Parang berhasil menarik perhatian dan memukau para hadirin. Dengan balutan busana tradisional yang anggun serta gerakan tari yang kompak dan penuh makna, para penari menampilkan kekayaan seni budaya Magetan dengan sangat baik.
Kepala MIT Nurul Amal Parang, Sulis Nuryani, S.Pd, menyampaikan bahwa penampilan Tari Jalak Lawu ini menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa.
“Selain menampilkan bakat seni, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah serta membangun kepercayaan diri siswa,” ujarnya.
Melalui penampilan tarian resmi khas Magetan ini, MIT Nurul Amal Parang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya lokal serta berperan aktif dalam kegiatan JSIT Indonesia untuk mewujudkan generasi Magetan yang berprestasi, berkarakter, dan berbudaya.
