MALANG – Musyawarah Daerah (Musda) III Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Kota Malang dan Batu yang digelar di Hotel Trio Indah 2, Ahad (25/1/2026), menjadi momentum penting estafet kepemimpinan pendidikan Islam terpadu.
Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, dua kader terbaik dari YPIT Mutiara Hati Malang resmi menerima amanah strategis untuk masa bakti 2025–2029. Mereka dipercaya mengemban peran kunci dalam penguatan mutu dan integritas organisasi JSIT di wilayah Malang dan Batu.
Amanah sebagai Ketua Tim Pengawas Pengurus JSIT Indonesia Daerah Kota Malang dan Batu diserahkan kepada Halimatur Rosyidah, S.Pd.I. Sementara itu, Solihat, S.Pd., Gr dipercaya menempati posisi Ketua Bidang I yang berfokus pada Penjaminan Standar Mutu.
Bidang penjaminan mutu dinilai menjadi jantung keberlangsungan Sekolah Islam Terpadu. Melalui peran tersebut, kualitas layanan pendidikan di sekolah-sekolah anggota JSIT diharapkan semakin profesional, terstandar, dan berdaya saing sesuai dengan ketentuan JSIT Pusat.
Sementara itu, Tim Pengawas memegang peran penting dalam menjaga integritas, profesionalisme, serta arah organisasi agar tetap berjalan seiring dengan visi besar JSIT Indonesia. Sinergi keduanya diharapkan mampu menghadirkan stabilitas organisasi sekaligus peningkatan kualitas pendidikan Islam terpadu di Malang Raya.
Prosesi serah terima amanah ini turut disaksikan oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Suwarjana, serta Ketua IV JSIT Jawa Timur Anita Rohmi. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengurus JSIT dalam pembangunan sumber daya manusia.
Menanggapi amanah yang diberikan, Halimatur Rosyidah menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kebersamaan.
Amanah ini merupakan tugas besar yang menuntut integritas dan sinergi seluruh elemen. Kami memohon doa dan dukungan agar fungsi pengawasan dan penjaminan mutu dapat berjalan optimal demi melahirkan generasi Rabbani yang unggul dan berkualitas di Malang dan Batu.
Dengan kepengurusan baru ini, JSIT Indonesia Daerah Kota Malang dan Batu diharapkan mampu memasuki fase baru yang lebih solid, terukur, dan berdampak luas bagi kemajuan pendidikan Islam terpadu hingga 2029.
Penulis: Rizky
