MALANG — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kota Malang dan Batu sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) III sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat daerah. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Trio Indah 2 Malang pada Ahad, 25 Januari 2026.

Musda III ini menjadi momentum strategis bagi JSIT Kota Malang dan Batu untuk melakukan evaluasi program, konsolidasi organisasi, sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan kebijakan pendidikan untuk periode mendatang.
Kegiatan Musda dihadiri puluhan peserta serta sejumlah tokoh penting. Hadir di antaranya Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Suwarjana, S.E., M.M., Camat Klojen Willstar Taripar Hatigoran, S.STP., M.AP., serta Ketua IV Bidang Pemberdayaan Lembaga dan Orang Tua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Anita Rohmi, S.T.
Selain itu, Musda juga diikuti para pengurus JSIT, kepala sekolah, pengurus yayasan, guru, serta perwakilan sekolah anggota JSIT Kota Malang dan Batu.
Dalam sambutannya, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda III JSIT Kota Malang dan Batu. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Malang menyambut baik kegiatan tersebut serta siap mendukung dan berkolaborasi demi kemajuan pendidikan di wilayah Kota Malang.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Wali Kota Malang juga menyatakan dukungannya terhadap program-program pendidikan yang dijalankan JSIT, yang menekankan keseimbangan antara pembelajaran akademik dan pendidikan karakter.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam proses pendidikan. Kerja sama yang erat antara kedua pihak dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mendidik generasi muda, sebagaimana yang selama ini telah diterapkan oleh lembaga-lembaga Sekolah Islam Terpadu.
Penulis: Suci Winarsih
