Magetan – Tim futsal MAIT Baitul Quran Al Jahra Magetan berhasil mengukir sejarah baru bagi sekolah. Meski baru satu tahun terbentuk, tim ini sukses meraih posisi runner-up dalam ajang bergengsi Vijayayatra Piala Danyon Parako 471 Pasgat yang digelar dalam rangka HUT ke-24 SMKN 1 Bendo di GOR Ki Mageti, Jalan Yosonegoro, Kelurahan Tambran, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan.
Perjalanan tim futsal Baitul Quran Al Jahra menuju podium tidaklah mudah. Pada babak awal, mereka berhasil menang tipis 1-0 atas SMAN 1 Magetan, disusul kemenangan telak 4-0 saat menghadapi SMK YKP.
Ujian sesungguhnya datang di babak perempat final ketika harus berhadapan dengan SMKN 2 Magetan. Salah satu pemain MAIT Baitul Quran Al Jahra, Muhammad Raihan Al-Biruni, mengakui beratnya laga tersebut.
“Ini merupakan fase penentu apakah kami bisa membawa pulang piala atau tidak. SMKN 2 Magetan adalah salah satu lawan yang sulit,” ujar Raihan.
Namun, semangat juang tim mampu menjawab tantangan. Setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal, MAIT Baitul Quran Al Jahra sukses menundukkan SMKN 2 Magetan melalui drama adu penalti dengan skor 3-1.
Di babak semifinal, mental bertanding kembali diuji saat menghadapi tim kuat SMAN 2 Magetan. Pertandingan berlangsung ketat dan berakhir imbang 1-1 di waktu normal. Adu penalti kembali menjadi penentu, dan kali ini MAIT Baitul Quran Al Jahra keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1, sekaligus memastikan tiket ke partai final dan mengamankan trofi bagi sekolah.
Pada partai final, Tim Futsal MAIT Baitul Quran Al Jahra Magetan berhadapan dengan tim unggulan, SMAN 1 Maospati. Semangat juang para pemain langsung terlihat sejak awal laga. Muhammad Fadhil Burhanuddin yang berposisi sebagai pivot berhasil mencetak gol pembuka dan membawa MAIT Baitul Quran Al Jahra unggul lebih dahulu.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. SMAN 1 Maospati segera membalas gol. Sepanjang sisa babak pertama, pertahanan MAIT Baitul Quran Al Jahra mendapat tekanan bertubi-tubi. Berkat kedisiplinan dan kerja sama tim, babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Baitul Quran Al Jahra harus kebobolan dua gol berturut-turut dari serangan efektif SMAN 1 Maospati. Meski tertinggal, semangat pantang menyerah tetap ditunjukkan hingga menit-menit akhir pertandingan. Muhammad Fathan Fatahu Rizki berhasil memperkecil ketertinggalan melalui golnya. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor akhir tetap 3-2 untuk kemenangan SMAN 1 Maospati.
Meski gagal meraih gelar juara, apresiasi datang dari pelatih SMAN 1 Maospati, Alga. Ia berharap MAIT Baitul Quran Al Jahra terus berkembang dan melahirkan pemain-pemain futsal berkualitas.
“Semoga MAIT Baitul Quran Al Jahra bisa terus berkembang, melahirkan pemain-pemain berkualitas, dan turut meningkatkan kualitas futsal di Magetan,” ujarnya.
Prestasi ini menjadi awal manis bagi sejarah futsal MAIT Baitul Quran Al Jahra Magetan. Capaian tersebut juga menjadi bukti bahwa meski baru berdiri selama satu tahun, tim ini memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru di kancah futsal pelajar daerah, dengan harapan mampu menembus level provinsi hingga nasional.
Penulis: Bihrom Valliant Ervianto
(Siswa Kelas XI MAIT Baitul Quran Al Jahra Magetan)
