SURABAYA – JSIT Jawa Timur langsung tancap gas usai menyelesaikan Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil). Baru sepekan agenda strategis itu rampung, Sabtu (14/2), tujuh sekolah resmi bergabung menjadi anggota JSIT Indonesia wilayah Jawa Timur.
Pendaftaran anggota baru dipusatkan di Gedung GrahaTI Surabaya, kompleks sekretariat JSIT Jawa Timur. Proses registrasi didampingi langsung Sekretaris JSIT Jatim, Ustadz Alief Nuryadi, S.S., M.Pd.
Tujuh sekolah yang resmi bergabung yakni TKIT An Nur Gresik, SMP Qur’an Global Sains Baitussalam 3 Blitar, KB Roidlotul Ridlo Banyuwangi, KBIT Bina Insan Cendekia Pasuruan, KBIT Anak Negeri Jombang, TKIT Anak Negeri Jombang, serta KB Ar Rahman Trenggalek.

Setelah proses administrasi dinyatakan lengkap, data sekolah langsung diperbarui melalui aplikasi SIMAT untuk sinkronisasi Dapodik internal JSIT. Seluruh tahapan pendaftaran hingga pembaruan data dituntaskan dalam satu hari.
Tak hanya registrasi, kegiatan juga dirangkai dengan pembekalan keanggotaan yang diisi Ketua JSIT Wilayah Jawa Timur, Ustadz Moch. Edris Effendi, S.T., M.PSDM. Dalam sesi tersebut, para pimpinan sekolah mendapatkan pemaparan mengenai AD/ART JSIT Indonesia, termasuk hak dan kewajiban anggota.
“Keanggotaan bukan sekadar administratif. Ada komitmen mutu, sistem, dan kolaborasi yang harus dijaga bersama,” ujarnya di hadapan peserta.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Seluruh proses berjalan lancar dan mendapat respons antusias dari pimpinan sekolah yang hadir.
Dengan tambahan tujuh sekolah tersebut, jumlah anggota JSIT Indonesia wilayah Jawa Timur kini mencapai 444 sekolah.
JSIT Jatim menargetkan pertumbuhan Sekolah Islam Terpadu merata di seluruh wilayah. Salah satu target jangka menengahnya adalah mendorong kehadiran SIT di setiap kecamatan di Jawa Timur.

Selain ekspansi keanggotaan, JSIT Jatim juga berkomitmen memperkuat sistem dan mutu sekolah-sekolah anggotanya. Harapannya, pertumbuhan kuantitas berjalan seiring peningkatan kualitas pendidikan Islam Terpadu di Jawa Timur.
Penulis: Moch. Edris Effendi, S.T., M.PSDM
