Nganjuk, 29 Juli 2025 — Kepala SDIT Ulil Albab Kertosono, Sulisno, memberikan pandangan reflektif mengenai pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VI JSIT Indonesia yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 24–27 Juli 2025. Ia menilai bahwa Munas ini bukan sekadar agenda organisasi, namun merupakan momentum strategis bagi para pendidik untuk bermuhasabah, mengevaluasi langkah, serta merumuskan ulang kaidah-kaidah pendidikan berbasis nilai Islami dan kebangsaan.
“Sebagaimana yang harus selalu dilakukan oleh setiap muslim, muhasabah diri adalah keharusan. Dalam konteks pendidikan, kita perlu mengoreksi arah, menyusun kembali kebijakan agar membawa dampak sebesar-besarnya untuk umat dan bangsa,” ungkap Sulisno.
Ia yakin bahwa Munas JSIT Indonesia adalah wadah menyatukan gagasan dan pikiran para guru dari Sabang sampai Merauke, demi melahirkan kebaikan dan kemajuan bagi generasi penerus. Forum ini menjadi titik temu ide-ide besar yang bertujuan memperkuat karakter dan kualitas pendidikan Islam terpadu di Indonesia.
Dalam suasana penuh haru dan semangat ukhuwah, Munas VI JSIT Indonesia menetapkan Ahmad Fikri, M.Pd., NLP sebagai Ketua Umum JSIT Indonesia periode 2025–2029. Menyambut hal tersebut, Sulisno turut menyampaikan ucapan syukur dan doa terbaik.
“Syukur Alhamdulillah, barakallah untuk Ustadz Ahmad Fikri. Semoga kepengurusan JSIT Indonesia yang baru dipenuhi kebaikan, keikhlasan, dan integritas tinggi. Aamiin.”
Dengan semangat yang terus menyala, SDIT Ulil Albab Kertosono mendukung penuh segala langkah strategis JSIT Indonesia dalam menguatkan pendidikan Islam yang unggul, berkarakter, dan membawa maslahat bagi umat serta bangsa Indonesia.
