Beranda / Berita Sekolah / Peringati Hari Ayah, KBIT–TKIT Bina Insan Cendekia Kota Pasuruan Gelar Sekolah Orang Tua yang Meriah dan Penuh Kebersamaan

Peringati Hari Ayah, KBIT–TKIT Bina Insan Cendekia Kota Pasuruan Gelar Sekolah Orang Tua yang Meriah dan Penuh Kebersamaan

PASURUAN – KBIT–TKIT Bina Insan Cendekia Kota Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Sekolah Orang Tua pada Sabtu, 7 November 2026. Kegiatan ini dikemas istimewa dengan rangkaian acara edukatif dan aktivitas kebersamaan dalam rangka memperingati Hari Ayah.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh wali murid KBIT–TKIT Bina Insan Cendekia Kota Pasuruan, yang berasal dari empat kelas KBIT dan tujuh kelas TKIT. Antusiasme para wali murid terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Rangkaian acara diawali dengan sesi Sekolah Orang Tua yang menghadirkan Bapak Abdul Muiid Alex Sugiarto sebagai narasumber. Dalam sesi ini, para wali murid mendapatkan materi dan wawasan sebagai bekal dalam mendampingi tumbuh kembang serta pendidikan anak di lingkungan keluarga.

Suasana semakin semarak ketika acara dilanjutkan dengan lomba menghias tumpeng sebagai bagian dari peringatan Hari Ayah. Perlombaan ini secara khusus melibatkan para ayah dari jenjang KBIT dan TKIT. Dengan penuh kreativitas dan kekompakan, para ayah berkreasi menghias tumpeng menjadi sajian yang menarik.

Sementara itu, para bunda turut mengambil peran sebagai pendukung yang memberikan semangat kepada para ayah. Sorak sorai, gelak tawa, dan dukungan penuh antusias menciptakan suasana hangat serta meriah. Momen ini menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus ruang kebersamaan bagi keluarga besar KBIT–TKIT Bina Insan Cendekia.

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk mempererat hubungan antara keluarga dan sekolah. Keterlibatan ayah dalam aktivitas bersama ini juga menjadi pengingat bahwa kehadiran, perhatian, dan peran ayah memiliki arti penting dalam proses pengasuhan serta pendidikan anak.

Melalui kegiatan Sekolah Orang Tua, KBIT–TKIT Bina Insan Cendekia Kota Pasuruan berharap dapat terus membangun kolaborasi yang harmonis dengan seluruh wali murid. Sebab, pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan perjalanan bersama antara pendidik dan keluarga.

Dari kebersamaan sederhana, tumbuh kenangan berharga. Dari keluarga yang saling mendukung, lahir generasi yang tumbuh dengan cinta dan keteladanan.

Penulis: Amelia

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *