Penulis: Mukhlas
MADIUN – Suasana berbeda terlihat di sejumlah sekolah Islam Terpadu di Madiun, Selasa (26/8/2025). Ratusan siswa tampak serius menatap layar ponsel, bukan untuk bermain game, melainkan mengikuti Seleksi Olimpiade Sekolah Islam Terpadu (OLSIT) Jawa Timur 2025.
Sebanyak 240 siswa dari empat sekolah yakni MIT Bakti Ibu Kota Madiun, SDIT Adzkia, SDIT Insan Madani, dan SDIT Harapan Insan, ikut serta dalam seleksi bergengsi tersebut. Para peserta menjalani ujian secara daring di sekolah masing-masing dengan sistem pengawasan silang.
Seleksi OLSIT di Madiun ini menjadi bagian dari rangkaian Olimpiade SIT se-Jawa Timur. Mekanisme daring serentak memberi tantangan tersendiri, karena peserta dituntut untuk fokus, jujur, sekaligus mampu mengatur waktu dengan baik saat mengerjakan soal di layar gawai.

Ketua JSIT Indonesia Daerah Madiun, Ustadzah Riyantiningsih, S.P., menyampaikan pesan khusus kepada para peserta. “Kompetisi ini adalah ikhtiar. Hasil terbaik akan mengikuti jika dilakukan dengan niat tulus, usaha maksimal, dan disertai doa,” ungkapnya.
Seleksi Olimpiade SIT di Madiun bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga wadah untuk membangun karakter siswa sejak dini. Nilai kejujuran, sportivitas, dan semangat belajar ditanamkan bersamaan dengan kompetisi akademik.
Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi pelajar Islam Terpadu yang unggul, berprestasi, sekaligus memiliki akhlak Islami. Para pemenang seleksi tingkat daerah akan melangkah ke tingkat provinsi, membawa nama baik sekolah dan daerah Madiun.
Dengan hampir 300 peserta yang ikut serta, Olimpiade SIT di Madiun 2025 membuktikan antusiasme tinggi para siswa untuk meraih prestasi di kancah Jawa Timur.
