LUMAJANG – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Daerah Lumajang menggelar Sosialisasi Hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Bidang II Pembinaan Guru dan Siswa JSIT Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung di Lumajang ini dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur sekolah Islam terpadu yang tergabung dalam JSIT.
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyampaikan hasil Rakorwil sekaligus menyamakan persepsi dalam penguatan program pembinaan guru dan siswa di seluruh sekolah anggota JSIT Kabupaten Lumajang.
Peserta yang hadir terdiri atas pengurus JSIT Daerah Lumajang, kepala sekolah anggota JSIT, Penanggung Jawab (PJ) Bina Pribadi Islam (BPI), serta pengurus yayasan yang menaungi sekolah-sekolah Islam terpadu.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter peserta didik melalui sinergi antara sekolah dan yayasan.
Ketua Bidang II JSIT Daerah Lumajang, Udik Lasmono, S.Pd.I., dalam arahannya menyampaikan berbagai hasil dan rekomendasi Rakorwil Bidang II JSIT Jawa Timur yang perlu ditindaklanjuti di tingkat daerah.
Menurutnya, pembentukan karakter Islami harus menjadi fokus utama seluruh sekolah yang tergabung dalam JSIT. Peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dan pembimbing dalam proses pembinaan karakter peserta didik.
“Garda terdepan sekolah-sekolah yang tergabung dalam JSIT adalah bagaimana kita secara konsisten melakukan pengawalan terhadap karakter Islami peserta didik. Guru dan seluruh perangkat sekolah harus menjadi teladan sekaligus benteng moral di era digital ini,” tegas Udik Lasmono.
Ia menambahkan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan kepribadian siswa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.
Karena itu, program Bina Pribadi Islam (BPI) menjadi salah satu instrumen penting yang harus dijalankan secara terstruktur, berkelanjutan, dan terukur di setiap satuan pendidikan.
Melalui sosialisasi ini, seluruh peserta diharapkan mampu memahami arah kebijakan pembinaan guru dan siswa yang telah dirumuskan dalam Rakorwil JSIT Jawa Timur, kemudian mengimplementasikannya sesuai kondisi dan kebutuhan sekolah masing-masing.
Selain menjadi sarana koordinasi, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antar-sekolah Islam terpadu di Kabupaten Lumajang dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi berkarakter Islami, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dengan adanya sosialisasi hasil Rakorwil Bidang II ini, JSIT Daerah Lumajang berharap program pembinaan guru dan siswa, khususnya melalui Bina Pribadi Islam (BPI), dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter peserta didik di seluruh sekolah anggota JSIT. (*)
