Magetan — Pagi berkabut pada 12 April 2026 tidak mengurangi antusias wali murid untuk menghadiri kegiatan halal bihalal di halaman SDIT Badrussalam.
Sejak dini hari, panitia sudah menunjukkan semangatnya dengan hadir lebih awal sekitar pukul 05.00 WIB untuk menyiapkan tempat. Kegiatan halal bihalal sendiri dilaksanakan mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB.
Kepala SDIT Badrussalam, Ustadz Suryani, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas partisipasi ayah dan bunda yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa acara ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antara guru dan wali murid.
“Terima kasih kepada pengurus paguyuban yang telah merencanakan kegiatan ini dengan baik. Kami juga mewakili seluruh guru dan tenaga kependidikan memohon maaf apabila selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan, dan kami pun telah memaafkan ayah bunda semua,” ujarnya.
Kegiatan halal bihalal 1447 H ini diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Sugiyarto, S.Pd.I, Pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Batutah Madiun.
Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan empat istilah dalam filosofi Jawa yang berkaitan dengan Idulfitri, yaitu Lebaran yang berarti selesai, Luberan yang bermakna melimpah, Leburan sebagai simbol melebur dosa, serta Laburan yang berarti penyucian diri.
Kegiatan halal bihalal ini merupakan program rutin sekolah yang setiap tahunnya dilaksanakan dengan melibatkan peran aktif paguyuban wali murid. Tahun ini, panitia berasal dari paguyuban kelas 4, 5, dan 6 yang telah mempersiapkan berbagai kebutuhan acara sejak sehari sebelumnya.
Suasana semakin hangat saat penampilan Badrussalam Voice menghibur seluruh peserta. Acara dilanjutkan dengan saling berjabat tangan antar warga sekolah yang berkeliling mengitari halaman.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama nasi pecel, makanan khas daerah, yang menambah keakraban dan kebersamaan.

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan pun terasa di antara seluruh wali murid dan warga sekolah.
Penulis: Amin Riyanto, S.Pd.I
Humas SDIT Badrussalam
