MADIUN — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Madiun menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 pada Sabtu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, serta merumuskan arah kebijakan pendidikan Islam Terpadu di wilayah Madiun untuk empat tahun ke depan.
Musda ke-3 JSIT Indonesia Daerah Madiun dihadiri Ketua JSIT Wilayah Jawa Timur, Ustadz Moch. Edris Effendi, S.T., M.PSDM., Ketua JSIT Indonesia Daerah Madiun, Ustadzah Riyantiningsih, S.P., serta Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Madiun, Warron Budianto, S.Pd., M.Pd. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dan peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Sekolah Islam Terpadu.
Ketua JSIT Indonesia Daerah Madiun, Ustadzah Riyantiningsih, menyampaikan bahwa Musda bertujuan merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi, memilih serta menetapkan pengurus baru untuk periode empat tahun mendatang, sekaligus memperkuat standardisasi mutu sekolah dan peningkatan kompetensi guru. Selain itu, Musda juga menjadi wadah penguatan nilai-nilai Islam dalam upaya mencetak generasi Robbani yang berkarakter.
Sementara itu, Ketua JSIT Wilayah Jawa Timur, Ustadz Moch. Edris Effendi, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, yayasan, dan pengurus daerah. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan mendorong kualitas pembelajaran di Sekolah Islam Terpadu menjadi lebih seragam, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman.

Rangkaian kegiatan Musda berlangsung tertib dan inspiratif. Acara diawali dengan pemutaran video profil sekolah-sekolah SIT di Daerah Madiun, penampilan dari TKIT Nur Mujahidin, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars JSIT, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa yang dipimpin Ustadz Slamet Mulyono, S.Pd.I.
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan Deayu Useiko, Juara 1 Lomba Bertutur Nasional SD/MI 2025, yang membawakan dongeng berjudul “Pak Jalmo”. Agenda inti kemudian dilanjutkan dengan rapat pleno dan komisi yang berlangsung bersamaan dengan seminar pendidikan bertema “Menjadi Guru yang Dirindukan”.
Melalui Musda ke-3 ini, JSIT Indonesia Daerah Madiun berharap terwujud penguatan jaringan, peningkatan profesionalitas pendidik, serta konsistensi mutu pendidikan Islam Terpadu, sehingga mampu melahirkan generasi unggul yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Penulis: Mukhlas
