MALANG — Suasana TK Tahfidz Robbani Singosari, Kabupaten Malang, berubah menjadi pasar mini pada Rabu (30/9/2026). Seluruh murid mengikuti Market Day bertema “Cita Rasa Nusantara: Mengenal Keberagaman Jajanan dan Minuman Khas Malang”.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai pembelajaran langsung melalui aktivitas jual beli. Siswa tidak hanya mengenal berbagai makanan dan minuman tradisional, tetapi juga belajar berkomunikasi, melakukan transaksi sederhana, dan berinteraksi dengan teman.
Dalam Market Day, siswa kelas B berperan sebagai penjual. Mereka menyiapkan dan menawarkan berbagai jajanan serta minuman tradisional dari sejumlah daerah di Nusantara. Setiap kelompok juga menghadirkan satu produk khas Malang.
Sebelum berjualan, siswa mendapatkan pembekalan melalui kegiatan product knowledge. Mereka dikenalkan dengan nama produk, asal daerah, serta informasi sederhana mengenai makanan atau minuman yang akan ditawarkan.
Bekal tersebut kemudian digunakan saat siswa menawarkan produk kepada pembeli. Dengan penuh antusias, para siswa kelas B belajar menjelaskan dagangan, melayani pembeli, hingga melakukan transaksi sederhana.
Sementara itu, siswa kelas KB dan A berperan sebagai pembeli. Mereka belajar memilih produk, melakukan pembayaran, dan berinteraksi dengan teman yang bertugas sebagai penjual.
Aktivitas tersebut menjadi pengalaman langsung bagi anak untuk mengenal konsep uang, harga, dan transaksi dalam kehidupan sehari-hari. Di saat yang sama, mereka belajar percaya diri, berkomunikasi, bersosialisasi, mandiri, bertanggung jawab, serta mengambil keputusan sederhana.
Market Day juga menjadi sarana mengenalkan keberagaman kuliner Nusantara kepada anak. Melalui makanan dan minuman tradisional, siswa diajak mengenal bahwa setiap daerah memiliki kekhasan kuliner yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Bagi TK Tahfidz Robbani, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui penjelasan, tetapi juga melalui praktik, interaksi, dan eksplorasi secara langsung.
Dari sebuah pasar mini di lingkungan sekolah, para siswa belajar banyak hal sekaligus: berani menawarkan produk, mandiri saat bertransaksi, berkomunikasi dengan orang lain, serta mengenal kekayaan kuliner Nusantara.







