Penulis: Noviyanti Indah Mawaddah, S.Pd
SURABAYA – Sebanyak 113 siswa kelas 4 dan 5 SDIT Permata mengikuti kegiatan Outbound Camp 2025 di Alas Veenuz, Trawas, Mojokerto, pada 16–18 September 2025. Dengan mengusung tema “Menapaki Kaki Gunung, Menggapai Impian”, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di alam terbuka sekaligus ajang melatih kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan.
Kehangatan Api Unggun
Outbound dibuka dengan apel bersama yang dipimpin ustadz dan ustadzah pendamping. Anak-anak kemudian mengikuti permainan kekompakan yang menumbuhkan kerja sama tim.
Malam harinya, suasana makin meriah dengan api unggun, pembacaan Dasa Dharma, serta penampilan unjuk bakat tiap kelompok. Ada yang menyanyi, membaca puisi, hingga drama komedi yang mengundang tawa.

Menjelang dini hari, siswa dibangunkan pukul 03.00 untuk qiyamul lail, dilanjutkan salat Subuh, salat Dhuha, matsurat, dan kultum. Amalan ini menjadi pengingat agar mereka tetap menjaga ibadah meski berada di alam bebas.
Petualangan Menumbuhkan Disiplin

Anak-anak mengawali hari dengan senam pagi, lalu menjelajah alam, bermain games, hingga mencoba flying fox yang memacu keberanian.
Sore harinya, mereka berlatih Peraturan Baris Berbaris (PBB) bersama Ustadz Kukuh sebagai bekal untuk menjadi petugas upacara di sekolah. Malamnya, Ustadz Rifqi dan Ustazah Evi Rochmawati memberikan materi tentang menjaga adab dengan lawan jenis, sebuah pembelajaran akhlak yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Refleksi Kemandirian
Hari terakhir diisi dengan refleksi bersama guru, di mana setiap kelompok berbagi pengalaman dan pelajaran. Anak-anak juga menikmati jalan pagi serta bermain air di air terjun buatan.
Sebelum apel penutupan, setiap siswa diberi tanggung jawab mengemas barang pribadi mereka sendiri, melatih kemandirian sekaligus rasa tanggung jawab.
Suara Peserta dan Orang Tua
Fiya, siswi kelas 4A, mengaku kegiatan ini sangat berkesan. “Outbound kali ini seru banget, apalagi saat flying fox dan api unggun. Bisa lebih mandiri, bangun pagi bareng teman, dan ikut bertugas di upacara,” ujarnya.
Wali murid Fawwaz dari kelas 5B juga menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulillah, anak-anak belajar kerja sama, disiplin, kepemimpinan, sekaligus menjaga ibadah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” tuturnya.
Outbound Camp SDIT Permata 2025 bukan sekadar rekreasi, melainkan sarana penting menanamkan nilai kemandirian, disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia. Harapannya, siswa-siswi tumbuh menjadi generasi Rabbani berkarakter kuat, berjiwa pemimpin, dan siap menggapai impian.
