Trenggalek – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Trenggalek menggelar Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) pada Sabtu (28/2/2026). Bertempat di SDIT Mutiara Ummat, Durenan, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pengembangan sekolah Islam terpadu lima tahun ke depan.
Mengusung tema “Berinovasi dan Berkolaborasi untuk JSIT Trenggalek Berdedikasi”, MUKERDA diikuti sekitar 70 peserta. Mereka terdiri atas pengurus daerah, kepala sekolah, serta admin sekolah dari 9 kecamatan di Kabupaten Trenggalek.
Ketua panitia menyebut, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan wujud komitmen kolektif untuk menghadirkan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan.
Suasana aula SDIT Mutiara Ummat tampak hangat. Diskusi antar-pengelola sekolah berlangsung aktif. Peran admin sekolah turut menjadi sorotan, mengingat pentingnya tata kelola data dan administrasi berbasis digital di era modern.

Tiga agenda utama menjadi fokus MUKERDA tahun ini. Pertama, perkenalan Sekolah Islam Terpadu (SIT) baru yang bergabung dalam jaringan JSIT Trenggalek. Hal ini menandai pertumbuhan dan semakin luasnya sebaran sekolah Islam terpadu di daerah tersebut.
Kedua, pelantikan pengurus baru sebagai bentuk regenerasi organisasi dan penyegaran struktur kepengurusan.
Ketiga, workshop SIMAT (Sistem Informasi Manajemen Terpadu). Dalam sesi ini, peserta dibekali kemampuan teknis untuk mengoptimalkan sistem informasi guna menunjang akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan sekolah.
Menariknya, MUKERDA kali ini digelar bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Meski berlangsung dalam suasana berpuasa, kegiatan tetap berjalan khidmat dan penuh semangat. Seluruh rangkaian acara, dari pembukaan hingga penutupan, diikuti dengan disiplin.

Melalui tema inovasi dan kolaborasi, JSIT Trenggalek menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga. Berbagi praktik baik dan memperkuat kerja sama dinilai menjadi kunci menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
MUKERDA 2026 ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran JSIT Trenggalek dalam mencetak generasi Rabbani yang unggul dan kompetitif.
Penulis: Nisa Ainur Arfi
